Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Efek Konsumsi Yoghurt Mengandung Probiotik Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut

Ditulis oleh Zulaikhah Atyas Permatasari2 menit baca
Efek Konsumsi Yoghurt  Mengandung Probiotik Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut
Konsumsi yoghurt dapat menurunkan kemungkinan terjadi karies pada gigi

Hai NutriCiers, siapa sih yang tidak kenal dengan yoghurt?

Yoghurt merupakan  produk hasil olahan susu yang diperoleh dari proses fermentasi dengan menggunakan bakteri tertentu. Proses fermentasi ini menghasilkan cita rasa, kekentalan, maupun tekstur khas pada produk yoghurt dibandingkan produk olahan susu lainnya.

Yoghurt dikenal sebagai sumber probiotik dimana probiotik sendiri didefinisikan sebagai mikroorganisme yang mampu memberikan manfaat terhadap manusia. Maka dari itu, tidak heran bahwa yoghurt menjadi salah satu pangan fungsional  yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia karena kandungan didalamnya dan dampak positif bagi tubuh.

Selama ini manfaat yoghurt yang diketahui oleh masyarakat hanya bagi sistem pencernaan yaitu menjaga keseimbangan mikroflora usus, namun  ternyata beberapa penelitian terbaru menunjukan  adanya manfaat baik yoghurt bagi kesehatan gigi dan mulut.

Berdasarkan studi metaanalisis, produk olahan susu mengandung probiotik secara efektif dapat menurunkan Streptococcus mutans dan meningkatkan pH saliva/air liur. Bahkan,salah satu produk olahan susu yaitu  yoghurt berprobiotik ini dinilai lebih efektif menurunkan level Streptococcus mutans  dan Lactobacilus spp. Baik Streptococcus mutans  maupun Lactobaciluss spp disebut sebagai agen kariogenik dalam rongga mulut atau penyebab terjadinya karies.

Manfaat dari yoghurt berprobiotik terhadap kesehatan gigi dan mulut  juga didukung oleh beberapa penelitian lain yang dilakukan  pada subjek siswa sekolah dimana  kelompok ini rentan mengalami karies gigi, terurai sebagai berikut :

  1. Dengan pemberian yogurt probiotik mengandung  Lactobacillus acidophilus ATCC 4356 dan Bifidobacteriumbifidum ATCC 2952 sejumlah 200 gram perhari selama 3 minggu, dihasilkan secara signifikan mampu menurunkan jumlah  Streptococcus mutans. Penurunan ini lebih besar apabila dibandingkan dengan mengunyah  permen mengandung xylitol . 
  2.  Setelah dilakukan pemberian yoghurt probiotik mengandung Bifidobacterium lactis Bb1 pada siswa yang mengalami karies gigi fase awal dengan jumlah 300 gram perhari selama 2 minggu, didapatkan hasil adanya penurunan jumlah  S. mutans dan Lactobacilli. Sehingga dapat diasumsikan bahwa yoghurt probiotik dapat memodifikasi oral biofilm. 

Nah, dari penjelasan dan bukti ilmiah diatas dapat disimpulkan bahwa yoghurt mengandung probiotik dapat menjadi alternatif pilihan untuk NutriCiers konsumsi guna menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#gigi#Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Nasional#karies#Probiotik#Yogurt

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Bakwan Jagung Rendah Kalori

Mau makan bakwan tapi takut gemuk? Atau takut kalorinya berlebih? Yuk bikin bakwan jagung versi rendah kalori. Bisa untuk pasien penderita kolesterol ataupun hipertensi. Bisa juga bu

Devi Oktaviani

Apa Manfaat Olahraga Bagi Ibu Hamil?

Aktivitas fisik sesuai rekomendasi bermanfaat selama kehamilan hingga memperlancar proses persalinan. Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/pregnant-young-woman-doing-prenatal-yoga-eagle-p

Sabela Nadhira Rakhmatika