Efek Konsumsi Yoghurt Mengandung Probiotik Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut
Hai NutriCiers, siapa sih yang tidak kenal dengan yoghurt?
Yoghurt merupakan produk hasil olahan susu yang diperoleh dari proses fermentasi dengan menggunakan bakteri tertentu. Proses fermentasi ini menghasilkan cita rasa, kekentalan, maupun tekstur khas pada produk yoghurt dibandingkan produk olahan susu lainnya.
Yoghurt dikenal sebagai sumber probiotik dimana probiotik sendiri didefinisikan sebagai mikroorganisme yang mampu memberikan manfaat terhadap manusia. Maka dari itu, tidak heran bahwa yoghurt menjadi salah satu pangan fungsional yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia karena kandungan didalamnya dan dampak positif bagi tubuh.
Selama ini manfaat yoghurt yang diketahui oleh masyarakat hanya bagi sistem pencernaan yaitu menjaga keseimbangan mikroflora usus, namun ternyata beberapa penelitian terbaru menunjukan adanya manfaat baik yoghurt bagi kesehatan gigi dan mulut.
Berdasarkan studi metaanalisis, produk olahan susu mengandung probiotik secara efektif dapat menurunkan Streptococcus mutans dan meningkatkan pH saliva/air liur. Bahkan,salah satu produk olahan susu yaitu yoghurt berprobiotik ini dinilai lebih efektif menurunkan level Streptococcus mutans dan Lactobacilus spp. Baik Streptococcus mutans maupun Lactobaciluss spp disebut sebagai agen kariogenik dalam rongga mulut atau penyebab terjadinya karies.
Manfaat dari yoghurt berprobiotik terhadap kesehatan gigi dan mulut juga didukung oleh beberapa penelitian lain yang dilakukan pada subjek siswa sekolah dimana kelompok ini rentan mengalami karies gigi, terurai sebagai berikut :
- Dengan pemberian yogurt probiotik mengandung Lactobacillus acidophilus ATCC 4356 dan Bifidobacteriumbifidum ATCC 2952 sejumlah 200 gram perhari selama 3 minggu, dihasilkan secara signifikan mampu menurunkan jumlah Streptococcus mutans. Penurunan ini lebih besar apabila dibandingkan dengan mengunyah permen mengandung xylitol .
- Setelah dilakukan pemberian yoghurt probiotik mengandung Bifidobacterium lactis Bb1 pada siswa yang mengalami karies gigi fase awal dengan jumlah 300 gram perhari selama 2 minggu, didapatkan hasil adanya penurunan jumlah S. mutans dan Lactobacilli. Sehingga dapat diasumsikan bahwa yoghurt probiotik dapat memodifikasi oral biofilm.
Nah, dari penjelasan dan bukti ilmiah diatas dapat disimpulkan bahwa yoghurt mengandung probiotik dapat menjadi alternatif pilihan untuk NutriCiers konsumsi guna menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
