Hati-Hati, Inilah Dampak Buruk Penggunaan Narkoba pada Ibu Hamil
Halo, NutriCiers!
Pada masa kehamilan, apapun yang dikonsumsi ibu hamil dapat mempengaruhi kondisi janinnya. Jika ibu mengonsumsi cukup makanan bergizi, tentu janin dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Sebaliknya, jika ibu hamil mengonsumsi zat-zat yang tidak baik, seperti obat terlarang atau alkohol, dapat menimbulkan efek negatif pada bayi sejak dalam kandungan hingga lahir. Nah NutriCiers, apa sajakah efek buruk yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba pada ibu hamil? Yuk, simak informasi berikut!
Metamfetamin
Metamfetamin (sabu) merupakan psikotropika golongan 2 yang tergolong sebagai obat stimulan. Metamfetamin dapat memengaruhi sistem saraf pusat dan menimbulkan adiksi. Kecanduan metamfetamin dapat menyebabkan ketidakoptimalan penambahan berat badan selama kehamilan dan memburuknya status gizi ibu. Penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang kecanduan metamfetamin mempunyai lemak tubuh lebih sedikit dan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang lebih rendah. Hal tersebut merupakan indikator status gizi ibu yang tidak baik.
Kokain
Kokain biasanya diperuntukkan sebagai stimulan. Kokain dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, denyut nadi cepat, dan gangguan irama jantung. Pada ibu hamil, kokain meningkatkan risiko aborsi, pelepasan plasenta sebelum waktunya dan kelahiran prematur. Penggunaan zat ini juga dapat menyebabkan pembentukan organ bayi tidak sempurna, terutama otak dan jantung. Pertumbuhan yang terbatas pada bayi selama masa kehamilan dapat mengakibatkan berat badan bayi lahir rendah, mikrosefali (ukuran kepala lebih kecil dari normal), dan panjang badan rendah.
Mariyuana
Bedasarkan penelitian, efek konsumsi mariyuana atau ganja pada ibu hamil menunjukkan hasil yang bervariasi. Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi ganja mengalami penambahan berat badan selama kehamilan karena mengonsumsi lebih banyak kalori dan protein. Sedangkan, studi lain menunjukkan bahwa ibu yang positif menggunakan ganja memiliki berat badan lebih sedikit dibanding sebelum kehamilan atau mengalami penurunan berat badan. Meskipun begitu, ganja mungkin dapat memberikan efek jangka panjang pada bayi.
Heroin
Heroin merupakan salah satu obat terlarang yang paling umum dikonsumsi ibu hamil. Berdasarkan penelitian, kecanduan obat golongan opioid ini menunjukkan adanya defisiensi zat gizi bagi pemakainya, seperti protein, lemak, vitamin, mineral, seng, zat besi, kalsium, dan zat gizi penting lainnya. Selain itu, penyalahgunaan obat ini juga menyebabkan penurunan berat badan dan pola makan, serta mengganggu kemampuan tubuh dalam mencerna zat gizi secara efisien.
Itu dia beberapa efek buruk yang ditimbulkan dari adiksi zat-zat terlarang bagi ibu hamil. Adapun masih banyak zat-zat lain yang tidak baik dikonsumsi, seperti nikotin dan alkohol. Untuk itu, selalu konsumsi makanan bergizi dan hindari obat-obatan terlarang demi kesehatan ibu dan sang buah hati, ya!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
