Lewati ke konten
NutriClinic
Events

Hari Aktivitas Fisik : Amankah Menggunakan Masker saat Melakukan Aktivitas Fisik selama Pandemi?

Ditulis oleh Silvia Bufa Amanda2 menit baca
Hari Aktivitas Fisik : Amankah Menggunakan Masker saat Melakukan Aktivitas Fisik selama Pandemi?
Menggunakan masker saat melakukan aktivitas fisik berat dapat mengganggu pertukaran oksigen dan karbon dioksida
Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/woman-with-mask-training-gym-during-pandemic_11221593.htm#page=1&query=mask%20during%20exercise&position=41

Halo Nutriciers!

Tanggal 6 April diperingati sebagai hari aktivitas fisik sedunia. Aktivitas fisik diartikan sebagai berbagai gerakan tubuh yang terjadi karena kontraksi otot skelet/rangka yang menyebabkan peningkatan kebutuhan energi dari tubuh.

Satu tahun terakhir, dunia sedang menghadapi pandemi covid-19. Di Indonesia, kasus covid-19 pertama kali diumumkan pada bulan Maret 2020. Selama satu tahun terakhir  masyarakat Indonesia melakukan pembatasan aktivitas sehingga hampir semua aktivitas seperti bekerja dan sekolah dilakukan secara daring. Penggunaan masker juga menjadi kewajban ketika ingin bepergian selama pandemi covid-19. Masker yang digunakan dengan tepat, menutup hidung, mulut, hingga dagu, dapat meminimalisir penularan virus covid-19.

Selama masa pembatasan aktivitas ini banyak orang memanfaatkan waktunya untuk melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang biasa dilakukan orang selama pandemi antara lain berjalan atau jogging dan bersepeda. Selama melakukan aktivitas fisik di masa pandemi Sobat NutriCiers harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum pergi dan saat pulang ke rumah, tidak berkerumun dan menjaga jarak, serta tidak keluar rumah apabila sedang sakit.

Ada satu hal yang menarik untuk dibahas yaitu mengenai penggunaan masker saat aktivitas fisik. Menurut Sobat NutriCiers apakah beraktivitas fisik menggunakan masker lebih baik daripada tanpa menggunakan masker?

Studi menunjukan bahwa beraktivitas fisik atau berolahraga dengan masker yang ketat dapat menimbulkan kondisi hiperkapnik hipoksia, yaitu kondisi dimana pertukaran oksigen dan karbon dioksida tidak memadai. Aktivitas fisik dengan intensitas berat membutuhkan suplai oksigen yang memadai. Penggunaan masker pada saat beraktivitas fisik dengan intensitas berat akan membatasi oksigen yang masuk dan membuat pengguna masker menghirup Kembali karbon dioksida yang sudah dikeluarkan. Ini akan menyebabkan kondisi asam di paru-paru dan pembuluh darah, sehingga akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Selain itu kondisi yang asam juga akan mempengaruhi mobilitas dari sel natural killer, sehingga akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Lalu bagaimana agar kita dapat beraktivitas fisik namun tetap terhindar dari virus covid-19?

Berikut tips untuk Sobat NutriCiers. Apabila ingin beraktivitas fisik diluar rumah dan menggunakan masker, hendaknya melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan untuk menghindari terjadinya hiperkapnik hipoksia. Lalu lebih baik melakukan aktivitas fisik di tempat yang sepi sehingga Sobat NutriCiers dapat berkativitas fisik dengan leluasa tanpa menggunakan masker. Kemudian, untuk Sobat NutriCiers yang memiliki penyakit kronis lebih baik melakukan aktivitas fisik di rumah dengan tetap dibawah pengawasan ahli.

Nah itu tadi penjelasan mengenai penggunaan masker saat beraktivitas fisik. Semoga info di atas membantu.

Salam gizi, sehat berkualitas!

Tag:#aktivitas fisik#Covid-19#hari aktivitas fisik sedunia#Healthy#Information#kesehatan#Masker#olahraga#pandemi#Pandemi Covid-19#sehat#sport

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Makan Ini untuk Mencegah Menopause Dini

Dalam sebuah penelitian dikatakan, setiap porsi harian ikan berminyak dan kacang-kacangan dapat menunda usia dimulainya menopause Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-vector/women-climacteric-c

Muthia Syifa Rahmadina