Menjaga Kesehatan Telinga dan Kualitas Pendengaran pada Remaja
Halo NutriCiers!
Telinga merupakan alat indera yang berfungsi untuk menangkap bunyi. Bunyi yang ditangkap kemudian diteruskan ke otak sehingga kita dapat mendengar. Telinga berperan penting dalam komunikasi, sehingga adanya gangguan pendengaran dapat menghambat komunikasi dengan orang lain. Secara alami, pendengaran manusia akan menurun pada usia 65 tahun. Namun, penurunan pendengaran dapat pula terjadi pada masa remaja. Oleh karena itu penting bagi sobat NutriCiers untuk menjaga kesehatan telinga agar kualitas pendengaran tetap terjaga.
Lantas, bagaimana sih cara menjaga kesehatan telinga dan kualitas pendengaran?
Berikut rangkuman beberapa hal yang bisa sobat NutriCiers lakukan untuk menjaga kesehatan telinga dan kualitas pendengaran:
- Lakukan perawatan telinga
Langkah sederhana yang dapat sobat NutriCiers lakukan untuk merawat telinga adalah menyeka daun telinga dan telinga bagian luar dengan kain basah yang bersih. Membersihkan telinga menggunakan cotton bud ternyata banyak dikritik oleh ahli otolaringologi karena justru menimbulkan trauma, penumpukan serumen (kotoran telinga), infeksi, dan retensi dari cotton bud. Telinga memiliki sistem pembersihan kotoran secara alami. Kotoran akan bermigrasi keluar sebagai akibat dari gerakan rahang ketika mengunyah dan berbicara sehingga upaya pembersihan telinga menggunakan cotton bud sebenarnya tidak terlalu diperlukan.
- Konsumsi makanan bergizi
Diet tinggi antioksidan, vitamin, dan omega-3 diketahui mampu menjaga kualitas pendengaran dan mencegah hearing loss. Antioksidan dan vitamin dapat ditemui dalam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, sedangkan omega-3 dapat ditemui dalam ikan. Sebaliknya, diet tinggi kolesterol dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko hearing loss.
- Hindari suara terlalu kencang
Intensitas bunyi diatas 85 desibel (dB) dengan frekuensi paparan lebih dari 8 jam per hari dapat menyebabkan kerusakan pada reseptor pendengaran, sehingga mengakibatkan gangguan pendengaran. Oleh karena itu, sobat NutriCiers yang bekerja di lingkungan yang bising hendaknya menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa sumbat telinga, ya!
- Batasi penggunaan earphone
Earphone menghasilkan suara dengan intensitas sebesar 110 dB. Penelitian menunjukan bahwa paparan suara 110 dB selama 1-4 jam per hari dapat menyebabkan kerusakan sel rambut, sel penyangga, pembuluh darah, dan saraf pada telinga yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Sobat NutriCiers, hati-hati ya kalau suka mendengarkan lagu menggunakan earphone. Jangan terlalu lama dan volumenya jangan terlalu kencang agar tidak merusak pendengaran sobat NutriCiers.
Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa sobat NutriCiers lakukan untuk menjaga kesehatan telinga dan kualitas pendengaran.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
