Konsumsi kedelai pada wanita, perlukah?
Referensi gambar : https://www.freepik.com/free-photo/soy-bean_5072028.htm#page=1&query=soya&position=1
Hi Nutriciers!
Pasti sudah tidak asing lagi ya dengan kedelai. Ya betul kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki kandungan protein nabati tinggi dan telah digunakan sebagai bahan baku produk olahan seperti kacang kedelai, tahu, tempe, dan kecap. Ternyata kedelai juga merupakan salah satu komoditas pangan terpenting di Indonesia setelah padi dan jagung loh NutriCiers! Selain sebagai sumber protein nabati, kedelai juga sering disebut sebagai sumber pangan fungsional. Pangan fungsional adalah pangan yang secara alamiah maupun melalui proses mengandung satu atau lebih senyawa yang mempunyai fungsi fisiologis tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan. Kedelai mengandung komponen penting yang berguna untuk kesehatan, termasuk vitamin (vitamin A, E, K dan beberapa jenis vitamin B) dan mineral (K, Fe, Zn dan P), lemak kedelai mengandung 15% asam lemak jenuh dan sekitar 60% lemak tidak jenuh yang berisi asam linolenat dan linoleat, yang baik untuk kardiovaskular dan mengurangi risiko terkena kanker.
Salah satu kandungan dalam kedelai yang banyak diteliti adalah isoflavon. Isovlafon pada kedelai terbentuk atas senyawa genistein, daidzein, dan glysitein. Isoflavon pada kedelai tergolong fitoesterogen nonsteroidal yang berpotensi sebagai perlindungan dan pencegahan beberapa penyakit degeneratif. Kandungan isoflavon pada kedelai ternyata sangat bermanfaat bagi wanita loh NutriCiers! Apa saja ya manfaatnya bagi wanita?
- Perempuan pascamenopause berisiko tinggi terkena osteoporosis. Isoflavon berperan dalam menstimulasi pembentukan tulang dan menghambat reabsorpsi tulang, sehingga dengan mekanisme tersebut isflavon dapat menjaga kesehatan tulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan isoflavon yang lebih tinggi dapat menghambat penurunan kepadatan tulang pada perempuan pascamenopause.
- Dapat mengurangi efek samping dari menopause seperti mengurangi rasa lemas dan lebih baik dalam sisi psikologis.
- Isoflavon dapat menjadi salah satu pencegahan kanker payudara, karena kandungan genistein yang memiliki efek untuk memodulasi receptor hormonal selain hal tersebut genistein dapat juga menghentikan proses angiogenesis dan proses metabolisme sel kanker melalui beberapa jalur. Selain itu, penelitian menunjukan bahwa individu yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi kedelai dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.
Wah cukup banyak ya manfaat dari kedelai ini, yuk mulai biasakan untuk mengkonsumsi olahan kedelai tapi jangan lupa tetap diiringi dengan pedoman gizi seimbang ya NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
