Lewati ke konten
NutriClinic
Medical Nutrition

Pentingnya Serat Bagi Pasien Penyakit Jantung Koroner!

Ditulis oleh Sabela Nadhira Rakhmatika2 menit baca
Pentingnya Serat Bagi Pasien Penyakit Jantung Koroner!
Serat berperan dalam penurunan kolesterol darah sehingga bermanfaat untuk pasien PJK.
Sumber Gambar: https://www.freepik.com/free-vector/heart-disease-risk-concept-medical-examination-heart-with-high-cholesterol-blood-pressure-cardiovascular-system-problems_11235608.htm#page=1&query=heart%20attack&position=7 

Hai, Nutriciers!  

Tahukah kamu, jantung berfungsi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh, oleh karena itulah jantung merupakan salah satu organ vital yang penting bagi kehidupan manusia. Namun, saat ini penyakit jantung merupakan kematian nomor satu secara global. Penyebab peningkatan penyakit jantung saat ini yaitu gaya hidup yang buruk, seperti merokok, kurangnya aktivitas fisik, stres, dan diet tinggi lemak serta kurang serat. Salah satu penyakit jantung yang mengakibatkan kematian adalah penyakit jantung koroner.

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan gangguan fungsi jantung akibat kurangnya suplai oksigen ke otot jantung sehingga terjadi penyempitan di pembuluh darah koroner. Penyempitan ini dikenal sebagai aterosklerosis arteri koronaria. Hal ini disebabkan oleh lapisan lemak atau kolesterol di dinding nadi yang menyumbat pembuluh darah koroner. Penyempitan yang dibiarkan dalam waktu lama ini akan menyebabkan serangan jantung.

Diet tinggi serat merupakan salah satu solusi untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Hal ini dikarenakan serat dapat membantu menurunkan absorpsi lemak dan kolesterol darah. Penelitian menunjukkan bahwa diet serat berasal dari konsumsi tinggi kacang polong dan kacang merah mampu menurunkan kadar kolestrol darah hingga 10% pada pasien hiperkolesterolemia (orang dengan kolesterol darah berlebih).

Serat pangan merupakan bagian dari tanaman yang dapat dikonsumsi, tersusun atas karbohidrat yang resisten terhadap proses pencernaan manusia, tetapi tetap diserap pada usus halus dan difermentasi sebagian atau seluruh di kolon. Salah satu contoh serat adalah pektin. Pektin merupakan serat yang larut dalam air dan berperan dalam menurunkan kadar kolestrol darah. Pektin di dalam tubuh akan berikatan dengan asam empedu yang disekresikan oleh hati yang kemudian berhubungan dengan penurunan kadar LDL (kolesterol baik). Hal inilah yang membuat konsumsi serat baik untuk pasien PJK. Selain itu, serat dapat difermentasikan secara bebas oleh bakteri kolon sehingga dapat menghambat kerja enzim untuk sintesis kolestrol.

Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa konsumsi serat baik bagi penderita PJK karena serat dapat membantu memecah kolesterol dalam tubuh. Sayuran dan buah-buahan adalah salah satu makanan dengan serat yang baik sekaligus memiliki zat antioksidan yang baik bagi tubuh. Oleh karena itu, tidak hanya untuk pasien PJK, yuk kita perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan untuk mencegah penyakit!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#buah#Hari Jantung Sedunia#Jantung Koroner#kolesterol#makanan#penyakit jantung#sayur#serat

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Memperingati Hari Ginjal Sedunia

Yuk, jaga kesehatan ginjal kita! Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-vector/gradient-kidney-day-illustration_12302141.htm#page=1&query=kidney%20day&position=0 Hai, NutriCiers! Setiap tahunnya,

Shabrina Olivia Mumtaz