Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Apakah air hujan aman untuk dikonsumsi?

Ditulis oleh Anisa Gita Ayu Sekarini2 menit baca
Apakah air hujan aman untuk dikonsumsi?
Air hujan tidak dapat langsung dikonsumsi. Air hujan memiliki kandungan fluor yang rendah

Halo NutriCiers!

Indonesia merupakan negara yang luas yang memiliki 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Di Indonesia masih ada beberapa daerah yang belum mendapatkan akses air bersih secara merata. Air bersih adalah air baku layak pakai yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia. Air bersih berasal dari mata air, air tanah, dan aliran air permukaan. Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki masalah dalam penyediaan air bersih adalah Pulau Massalima yang berada pada Sulawesi Selatan. Pulau Massalima memiliki kondisi pulau dengan sedikit sumber air dan dekat dengan laut sehingga menyebabkan kualitas air tanah maupun air permukaan sangat rendah. Selain itu fasilitas penyediaan air bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) belum dapat menjangkau daerah tersebut. Air hujan sebagai air bersih yang digunakan pada masyarakat tersebut di tampung pada saat musim penghujan. Sehingga banyak warga memanfaatkan air hujan sebagai sumber air bersih.

Namun ternyata air hujan tidak dapat langsung dikonsumsi. Air hujan memiliki kandungan fluor yang rendah, rendahnya kandungan fluor dapat menyebabkan masalah kesehatan dan gizi, antara lain karies. Selain itu, air hujan juga memiliki pH yang rendah yaitu 5,6 yang memiliki dampak negatif untuk kesehatan gigi dan mulut karena dapat menyebabkan demineralisasi email gigi dan menyebabkan terjadinya pembentukan lubang gigi (kavitasi). Sehingga sebelum digunakan terutama untuk dikonsumsi, air hujan perlu diolah atau difiltrasi terlebih dahulu. Selain itu penelitian yang dilakukan di Kalimantan juga menyebutkan bahwa air hujan mengandung timbal yang berasal dari faktor lingkungan seperti polusi udara dan kontaminasi air hujan yang berasal dari atap rumah yang mengandung seng. Kandungan timbal pada air hujan mempengaruhi kesehatan masyarakat karena ditemukan adanya timbal yang tinggi pada urin. Sedangkan syarat-sayarat air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum, serta tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung logam berat, dan tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya. Mengkonsumsi air minum yang telah terkontaminasi dapat menyebabkan efek toksik seperti penyakit ginjal, kanker, dan dalam jangka panjang juga dapat berdampak pada sistem saraf dan kardiovaskular. 

Nah sudah paham kan NutriCiers alasan mengapa air hujan tidak dapat dikonsumsi secara langsung oleh masyarakat. Pastikan untuk mengkonsumsi air minum yang sudah memenuhi syarat ya NutriCiers! Salam Sehat, Gizi Berkualitas!

Tag:#air#air bersih#Air putih#hari kesehatan air#hujan#karies#kesehatan air#timbal

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Waspada Retirement Syndrome pada Lansia

Jika dibiarkan terus menerus, syndrome ini dapat mengakibatkan depresi. Sumber gambar : paxels Hai NutriCiers! Pekerjaan selalu menjadi prioritas bagi setiap individu dan rata-rata setiap orang akan m

Bariza Diah Astari