Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Benarkah Pemberian ASI Eksklusif dapat Mencegah Stunting?

Ditulis oleh Sabela Nadhira Rakhmatika2 menit baca
Benarkah Pemberian ASI Eksklusif dapat Mencegah Stunting?
ASI telah terbukti memiliki efek positif terhadap daya tahan tubuh balita dan dapat memenuhi proses pertumbuhan balita untuk mencegah stunting

Halo Nutriciers!

Salah satu masalah gizi yang seringkali terjadi saat 1000 HPK yaitu stunting,dimana pada masa ini merupakan periode kritis pertumbuhan karena sangat sensitif terjadinya kegagalan pertumbuhan (growth faltering).  Stunting merupakan keaadan tinggi badan (TB) seseorang yang tidak sesuai dnegan umur berdasarkan perhitungan skor Z-indeks Tinggi Badan menurut Umur (TB/U),seseorang dikatakan stunting bila skor Z-Indeks TB/U dibawah -2SD (standar devisiasi). Kejadian stunting merupakan dampak dari asupan gizi yang kurang baik dari segi kualitas maupun kuantitas,tingginya kesakitan atau merupakan kombinasi dari keduanya maka dari itu kejadian ini sering dijumpai pada keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Prevalensi stunting menurut RISKESDAS 2018 mengalami perbaikan dari tahun 2013 hingga 2018 yaitu 37.2% menjadi 30,8%, namun angka tersebut masih dalam kategori tinggi berdasarkan ambang prevalensi manutrisi pada kesehatan masyarakat yang ditetapkan oleh WHO.

Asi Eksklusif merupakan pemberian ASI tanpa makanan tambahan lain pada bayi berumur 0-6 bulan, dimana bayi tidak diberikan apapun kecuali makanan yang langsung diproduksi oleh ibu bayi. Bayi dengan usia kurang dari enam bulan yang diberikan ASI eksklusif ternyata memiliki panjang tubuh, berat badan lebih baik dan cenderung tidak menampakkan tanda-tanda stunting dibandingkan dengan anak bayi dengan ASI Non-Eksklusif.

Sebuah penelitian memaparkan bahwa balita yang tidak mendapatkan ASI secara eksklusif beresiko 3.23 lebih besar mengalami stunting dibandingkan dengan balita yang mendapatkan ASI secara Eksklusif yang dinyatakan bahwa pemberian ASI merupakan faktor risiko terhadap kejadian stunting pada balita. ASI telah terbukti memiliki efek positif terhadap daya tahan tubuh balita dan dapat memenuhi proses pertumbuhan balita untuk mencegah stunting. Kandungan dalam ASI sering disebut Growth Factors, dimana terdapat beberapa Growth Factors yang terdapat dalam ASI, seperti Epidermal Growth Factor dan Growth-regulating hormones (kalsitosin dan somatostain). Selain itu juga terdapat hormon adiponektin yang berhubungan dengan dengan berat badan bayi dan BMI, selain itu terdapat lgA sebagai predominant antibodi terutama ASI saat awal kelahiran atau disebut kolostrum yang mengandung igA, igM, dan IgG yang tinggi dimana untuk antibodi bayi.

Dari penjelasan diatas maka dapat dijawab bahwa pemberian ASI Eksklusif dapat mencegah stunting,namun sayangnya saat ini masih banyak para ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif dengan berbagai alasan salah satunya ASI yang tidak lancar hal ini dapat disiasati dengan melakukan pijat oksitosin agar keluarnya hormon oksitosin yang dapat membuat ibu senang selain itu memperhatikan kondisi psikologis ibu. Maka dari itu ASI eksklusif sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi salah satunya agar terhindar dari stunting. Jadi jangan lupa sadari pentingnya pemberian ASI Eksklusif ya moms! 

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#1000 hpk#anak#ASI Eksklusif#Bayi#Bayi Baru Lahir#oksitosin#status gizi#stunting#tinggi badan

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Alternatif Daging Untuk Plant-Based Diet?

Tahukan kamu tentang “daging” untuk plant-based diet? Seringkali kita bertanya-tanya, terbuat dari apa olahan “daging” tersebut? Faktanya, ada beberapa alternatif “daging” untuk plant

Martha Clarissa Junestita