Waspada, Kekurangan Gizi pada Anak Berisiko Timbulkan Masalah Pendengaran
Halo, NutriCiers!
Kesehatan pada anak merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan orang tua. Kebutuhan gizi anak yang tercukupi dengan baik akan menunjang tumbuh kembang si kecil, tak terkecuali untuk fungsi pendengaran. Tahukah kamu? Ternyata zat gizi turut berperan dalam kesehatan pendengaran, lho!
Hearing Loss
Gangguan pendengaran (hearing loss) merupakan masalah kesehatan global. Anak yang mengalami gangguan pendengaran bisa mengalami keterlambatan dalam belajar berbicara. Selain itu, gangguan pendengaran pada anak juga dapat menurunkan performa di sekolah. Gangguan pendengaran dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti mutasi gen yang tergolong faktor genetik. Faktor lainnya adalah faktor lingkungan seperti paparan suara bising, obat-obatan, penggunaan alat pendengaran, dan kekurangan zat gizi.
Bagaimana gizi anak berdampak pada kesehatan pendengaran?
Defisiensi zat gizi mikro (vitamin dan mineral) yang sering terjadi bersamaan dengan kekurangan gizi umum pada tahap kritis perkembangan telah dikaitkan dengan gangguan pendengaran. Penelitian oleh John Hopkins Bloomberg School of Public Health menunjukkan bahwa status gizi pada masa anak-anak dapat berdampak pada kesehatan pendengaran saat dewasa.
Anak yang mengalami stunting dan wasting berisiko hingga dua kali lipat mengalami gangguan pendengaran saat dewasa. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak atau kondisi tubuh yang sangat pendek dibanding dengan standar baku. Sedangkan wasting dapat disebut juga kurus yang menandakan kurangnya gizi pada anak. Kekurangan gizi akut pada anak usia dini dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran sebesar dua kali lipat. Penemuan ini menunjukkan jika intervensi gizi dapat membantu mencegah gangguan pendengaran.
Peran zat gizi untuk kesehatan pendengaran
Berbagai zat gizi punya peran dalam menjaga kesehatan pendengaran. Zat gizi tersebut antara lain vitamin A, B, C, D E, seng, magnesium, yodium, zat besi, asam lemak, karbohidrat, dan protein. Namun, pengaruh dari zat gizi ini dipengaruhi pula oleh faktor lain, seperti usia, jenis kelamin, dan infeksi telinga. Vitamin dapat mencegah hearing loss karena sifat antioksidannya dan perannya dalam menunjang fungsi telinga. Antioksidan dalam vitamin dapat mencegah kerusakan koklea telinga. Asupan yang tinggi vitamin C dan B12 berhubungan dengan fungsi pendengaran yang lebih baik. Selain itu, asupan asam folat yang cukup juga bermanfaat untuk pendengaran. Anak dengan defisiensi iodine mengalami gangguan pendengaran lebih parah dibanding yang mempunyai status iodine normal.
NutriCiers, memenuhi kebutuhan gizi pada anak sangatlah penting. Kecukupan asupan gizi, baik zat gizi makro dan mikro untuk anak dapat mencegah risiko masalah kesehatan saat anak dewasa nanti. Oleh karena itu, yuk perhatikan asupan gizi anak!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
