Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Bolehkah memberikan susu sebagai menu sarapan anak?

Ditulis oleh Anisa Gita Ayu Sekarini2 menit baca
Bolehkah memberikan susu sebagai menu sarapan anak?
Susu memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk pertumbuhan bagi kemampuan kognitif serta perkembangan tubuh anak-anak.
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/little-kid-adorable-drinking-whole-white-milk-smiling-pink_8078131.htm#page=1&query=milk%20kids&position=5

Halo NutriCiers!

Siapa nih disini yang belum rutin sarapan?

Sarapan merupakan kegiatan makan dan minum sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi yang idealnya dilakukan pada waktu bangun pagi sampai jam 9. Nah, faktanya masih banyak masyarakat yang belum membiasakan untuk sarapan atau bahkan orang tua beranggapan bahwa anaknya hanya sarapan dengan susu juga tidak masalah. Lalu menurut kalian gimana ya tanggapannya NutriCiers? Yuk mari kita simak faktanya!

Sarapan yang ideal menurut pedoman gizi seimbang yaitu makan dan minum yang dapat memenuhi sekitar 15-30% kebutuhan gizi. Fungsi sarapan yaitu untuk membekali tubuh dengan zat gizi yang cukup agar berpikir, bekerja, dan melakukan aktivitas bisa berjalan optimal dan efektif. Penelitian juga menunjukan bahwa, anak sekolah yang memiliki kebiasaan sarapan memiliki konsentrasi belajar yang lebih baik. Sehingga, sarapan yang baik tetap harus berprinsip pada makanan yang beragam, yang terdiri dari pangan karbohidrat, lauk-pauk, sayur, buah-buahan, dan minuman. Apabila sarapan hanya berasal dari susu saja, takutnya kebutuhan gizi jadi tidak tercukupi secara optimal NutriCiers!

Nah, tapi memiliki kebiasaan minum susu di pagi hari juga tidak ada salahnya loh NutriCiers!

Kebutuhan gizi anak sekolah harus tercukupi sesuai kebutuhannya agar pertumbuhan dan perkembangannya maksimal. Susu memiliki kandungan gizi yang baik dan terdiri atas vitamin dan mineral didalamnya. Salah satu kandungan gizi dalam susu adalah karbohidrat. Susu memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga dapat membantu proses glucose loading lebih lama, yang dapat bermanfaat pada memori serta tingkat konsentrasi belajar yang baik pada anak sekolah.

Selain itu, memiliki kebiasaan konsumsi susu pada anak juga berpengaruh pada status gizi anak. Penelitian menunjukan bahwa anak yang mengkonsumsi susu memiliki pertumbuhan tinggi badan yang lebih baik. Susu mengandung kalsium, vitamin D, fosfor dan protein yang memiliki peran penting dalam pembentukan tulang dan pertumbuhan anak.

Jadi, memang tidak ada salahnya ya NutriCiers memberikan susu untuk jadi menu sarapan anak. Namun, alangkah baiknya untuk membiasakan anak mengkonsumsi sarapan dengan menu yang beragam dan ditambah dengan susu. Hal ini dikarenakan adanya konsumsi susu memiliki banyak manfaat bagi anak sekolah seperti meningkatkan frekuensi kehadiran sekolah, mengurangi keterlambatan hadir, serta meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar anak. Jadi, yuk mulai biasakan sarapan dengan menu yang beragam!

Salam Gizi Sehat Berkualitas!

Tag:#anak sekolah#hari anak sedunia#kreativitas anak#pertumbuhan dan perkembangan anak#prestasi belajar#Sarapan#sarapan anak#susu#susu sapi#tumbuh kembang

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Yuk Penuhi Kebutuhan Nutrisi Para Lansia!

Vitamin D, B6, B12, Kalsium dan Zat Besi adalah mikronutrien penting yang harus senantiasa terpenuhi pada orang lansia. Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/senior-bearded-man-shows-muscl

Felicia Magdalena Kweesar

Seberapa sering kita harus mengganti sikat gigi?

Mengganti sikat gigi maksimal tiga bulan sekali Sumber Gambar : https://www.freepik.com/free-photo/close-up-image-man-s-hands-holding-tube-squeezing-whitening-toothpaste-brush_11103060.htm#page=1&quer

Anisa Gita Ayu Sekarini

Hari Suci Nyepi dari Kacamata Kesehatan

Perayaan Nyepi dapat membantu mengurangi polusi udara dan menurunkan intensitas kelelahan pada mata akibat penggunaan gawai. Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-vector/detailed-nyepi-celebrati

Muthia Syifa Rahmadina