Bagaimana Cara Membuat Balita Menyukai Makan Sehat?
Halo, NutriCiers!
Balita merupakan usia dimana si Kecil meningkatkan kemandirian, kemampuan bicara, serta kemampuan bersosialisasi. Sangat penting untuk membiasakan balita mengonsumsi makanan-makanan yang sehat karena kebiasaan makan saat kecil dapat bertahan hingga dewasa. Namun, pemberian makan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Anak mulai mengembangkan preferensi makanan sehingga mereka cenderung menolak makanan yang asing baginya. Padahal, anak memerlukan gizi seimbanguntuk tumbuh-kembang yang optimal. Yuk, terapkan cara berikut untuk meningkatkan kesukaan balita pada makanan sehat!
1. Berikan Pilihan
Tidak ada yang suka dipaksa melakukan sesuatu yang tidak disukai, termasuk balita. Berikan si Kecil pilihan antara apel atau pepaya. Meski sama-sama buah, tetapi ia akan merasa seolah-olah makan apel merupakan ide dan kemauannya sendiri. Jadi, meski ia merasa pilihan makan buah dan sayur adalah keputusannya sendiri, Anda tetap bisa mengontrol asupan makannya. Ajak juga balita menyusun menu makan. Dengan begitu, anak akan merasa didengar dan dihargai.
2. Izinkan si Kecil Menata Isi Piringnya Sendiri
Penelitian menunjukkan bahwa balita mampu mengatur kapan mulai dan selesai makan. Hal ini terjadi alami maupun dipelajari dari lingkungan. Mengizinkan balita mengatur porsi makannya sendiri dapat membantunya mengembangkan pola makan yang sehat. Selanjutnya, izinkan balita menyusun isi piringnya dengan memberikan pilihan makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, dan buah untuk mendukungnya mandiri sekaligus mengajarkan apa saja sumber gizi yang harus ada dalam tiap kali makan.
3. Olah Makanan yang Tidak Disukai Secara Menarik
Jika anak tidak suka suatu makanan, carilah berbagai cara untuk mengolah makanan tersebut. Misalnya buatlah telur dadar sayuran. Menyajikan makanan dalam penampilan yang unik juga bisa meningkatkan rasa penasaran anak terhadap makanan baru.
4. Pilih Alternatif Camilan Sehat
Camilan yang baik adalah yang tinggi protein dan seratuntuk membuat balita kenyang lebih lama. Beberapa di antaranya adalah kacang-kacangan, telur rebus, buah segar, dan popcorn (tidak atau sedikit dibumbui).
5. Ajak Anak Melihat Proses "Behind-the-Scene"
Mengajak anak ke peternakan dan sawah dapat mengajarkannya proses pembuatan makanan seperti nasi, sayur, buah, dan susu, sekaligus meningkatkan minatnya terhadap makanan-makanan tersebut. Anak juga senang mempelajari bagaimana sesuatu terjadi, jadi ajaklah ia menonton bagaimana makanan sehat digunakan dalam tubuh.
6. Berikan Contoh
Anak sangat dipengaruhi oleh lingkungannya, terutama orang tua. Sikap dan kebiasaan orang tua ketika makan dapat menentukan pola makan anak. Beberapa cara untuk meningkatkan pola makan sehat balita yakni dengan mengenalkannya berbagai makanan sehat dan baru, memujinya ketika ia memilih sendiri makanan sehat, dan memastikan orang di sekitarnya makan makanan sehat agar ia bisa mencontoh.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
