Hai, NutriCiers!
Tau nggak sih, ternyata masih banyak yang menganggap remeh kesehatan mulut dan gigi, loh! Mereka yang menganggap remeh ini berpikir bahwa penyakit pada mulut dan gigi tidak akan menyebabkan kematian. Padahal, gangguan kesehatan mulut dan gigi bisa sangat meresahkan karena dapat mengganggu penampilan, kepercayaan diri, konsentrasi, hingga sulit untuk makan dan tidur. Salah satu gangguan kesehatan mulut dan gigi yang paling sering ditemui di masyarakat adalah karies gigi.
Karies gigi terjadi karena adanya kerusakan jaringan keras gigi yang dapat disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme, keadaan gigi dan saliva, makanan yang dikonsumsi, dan waktu yang terus berjalan. Karies gigi ini paling sering disangkut-pautkan dengan anak-anak. Walaupun memang benar bahwa usia 6—14 tahun merupakan usia yang rawan terjadi karies, tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada usia dewasa. Ini semua bergantung pada pengetahuan dan gaya hidup seseorang.
Terjadinya karies gigi diawali dengan adanya plak di gigi. Plak ini berisi berbagai bakteri yang dapat merusak gigi. Kebiasaan mengonsumsi makanan manis yang bersifat kariogenik dikaitkan dengan kejadian karies gigi karena makanan manis mengandung karbohidrat, terutama sukrosa, yang dapat difermentasikan oleh bakteri penyebab karies gigi yang ada pada plak, yakni Streptococcus mutans. Hasil dari fermentasi tersebut adalah asam yang dapat menyebabkan turunnya pH plak. Ketika pH plak turun sampai nilai tertentu, akan mengakibatkan kerusakan pada enamel, dentin, dan sementum gigi sehingga terjadilah karies gigi. Karies gigi bersifat kronis dan dalam perkembangannya membutuhkan waktu yang lama sehingga sebagian besar penderita mengalaminya seumur hidup.
Menggosok gigi adalah cara mekanis utama dalam menghilangkan plak gigi yang penuh dengan bakteri. Menggosok gigi sebaiknya dilakukan dua kali sehari, yakni pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur dengan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride dapat menghambat fermentasi karbohidrat oleh bakteri penyebab karies gigi. Selain pada pasta gigi, fluoride juga didapatkan pada obat kumur, tablet fluor, atau air minum yang ditambah fluoride.
Nah, selain menerapkan kebiasaan gosok gigi, NutriCiers perlu juga untuk mengurangi konsumsi makanan manis yang menjadi penyebab karies. Sebagai gantinya, NutriCiers bisa memperbanyak makanan yang menyehatkan dan membantu membersihkan gigi, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
