Strategi Nutrisi Bagi Anda Penyuka Olahraga!
Halo NutriCiers!
Olahraga adalah kegiatan yang dilakukan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kekuatan tubuh. Tahukah NutriCiers kalau asupan gizi mampu meningkatkan performa olahraga sekaligus membantu latihan dan pemulihan pasca olahraga?
Berdasarkan penelitian, strategi nutrisi ini diterapkan dan dibuktikan bermanfaat lho untuk meningkatkan performa, seperti membantu pelari menyelesaikan lari maraton lebih cepat dan pengendara sepeda untuk meningkatkan perfomanya. Mengenai strategi nutrisi, ada beberapa kandungan yang harus diperhatikan untuk meningkatkan performa dan membantu pemulihan, mari bahas lebih dalam.
- Karbohidrat
Karbohidrat yang biasa didapat dari padi-padian, kacang, buah, dan sayuran ternyata berguna lho, karena akan disimpan dalam tubuh sebagai glikogen yang berguna untuk cadangan energi. Selain itu, karbohidrat mengandung glukosa yang mampu diserap tubuh dan digunakan sebagai energi untuk beraktivitas.
Seiring dengan peningkatan intensitas olahraga, maka kebutuhan karbohidrat juga semakin tinggi. Karbohidrat akan membangun daya tahan yang lebih kuat untuk olahraga yang dilakukan lebih dari 90 menit, selain itu mengurangi kelelahan sebanyak 20% dan meningkatkan performa sekitar 2-3%. Karena itu, untuk olahraga yang memerlukan daya tahan yang kuat, direkomendasikan untuk mengonsumsi 5-8 gram karbohidrat/kg berat badan tiap harinya.
- Protein
Selain karbohidrat, protein yang bisa didapat melalui daging merah, kacang-kacangan dan produk susu juga penting lho. Mungkin sudah tidak asing lagi kalau suplemen protein banyak dikonsumsi oleh atlet maupun orang yang aktif berolahraga.
Hal ini dikarenakan protein mampu meningkatkan massa otot, membantu pemulihan pasca latihan, juga meningkatkan perfoma otot. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk mengonsumsi 1,4-2 gram protein/kg berat badan tiap harinya untuk NutriCiers yang aktif berolahraga ya.
- Lemak
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah lemak yang berguna untuk energi dan penyerapan vitamin larut lemak (A, D, E, K). Nah, berhubungan dengan kalori, konsumsi lemak direkomendasikan sebatas 25-30% dari total kalori.
Dengan ini, lemak bisa diperoleh dari ikan, alpukat, kacang, dan telur. Namun perlu diperhatikan, asupan lemak lebih dari 30% total kalori dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan stres oksidatif, yang berhubungan dengan metabolisme dan penyakit jantung. Karena itu, penting untuk mengonsumsi lemak sesuai kebutuhan dan dalam batas yang aman ya, NutriCiers!
Nah NutriCiers, buat kalian yang aktif berolahraga jangan lupa rencanakan strategimu dengan konsumsi karbohidrat, protein, dan lemak sesuai dengan yang dianjurkan ya. Meskipun demikian, tetap konsultasikan ke ahli gizi untuk strategi yang lebih efektif disesuaikan dengan kondisi tubuh dan intensitas olahragamu. Jangan lupa minum air mineral, istirahat, latihan yang cukup, dan jaga nutrisimu buat performa yang optimal.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
