Strategi Nutrisi Untuk Penderita Hemofilia!
Hai NutriCiers!
Berbicara tentang hemofilia, NutriCiers sudah tau belum arti hemofilia?
Hemofilia adalah suatu gangguan pada pembekuan darah yang menyebabkan pendarahan sulit berhenti.
Penyakit ini merupakan penyakit genetik (keturunan) yang kebanyakan dialami pria. Selain itu, penderita hemofilia juga rentan mengalami masalah pada tulang dan sendi.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh bagi penderita hemofilia itu penting banget ya!
Selain perawatan medis, tindakan pencegahan berupa pola makan sehat dan gizi seimbang menjadi salah satu cara untuk mencegah obesitas hingga kesehatan sendi dan tulang tidak terganggu.
Selain itu, beberapa makanan juga mampu meningkatkan pembekuan darah dan mengurangi pendarahan.
Apa saja yang sebaiknya dikonsumsi?
- Vitamin D
Vitamin D yang banyak dikandung dalam sereal atau oatmeal, salmon, dan jamur sangat penting untuk kesehatan tulang dan sendi, khususnya bagi penderita hemofila yang berusia belia maupun lansia dikarenakan sistem kerangkanya yang sensitif dan lebih berisiko terhadap gangguan sendi dan tulang.
Hal ini dikarenakan vitamin D membantu penyerapan kalsium yang berguna untuk memperbaiki sel tulang yang rusak supaya tulang tetap sehat dan kuat.
Maka itu, asupan vitamin D yang cukup lewat makanan maupun paparan sinar matahari sangat direkomendasikan untuk kesehatan sendi dan tulang, namun pastikan tetap dalam awasan ahlinya ya!
- Zat besi
Penderita hemofilia juga harus mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi seperti sayuran, kacang-kacangan, daging merah tanpa lemak, dan buah kering seperti kismis.
Selama pendarahan simpanan zat besi dalam tubuh akan berkurang, maka tubuh membutuhkan zat besi yang baru untuk produksi sel darah merah.
Penyerapan zat besi oleh tubuh akan lebih baik jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang tinggi akan vitamin C seperti jeruk, lemon, stroberi, brokoli, dan paprika.
- Vitamin K
Vitamin K yang banyak didapatkan melalui bayam, kol, brokoli, selada, alpukat, kiwi, kedelai, roti gandum, dan kacang-kacangan berperan penting dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.
Vitamin ini mampu membuat protein plasma seperti protrombin dan osteocalcin yang dapat mencegah pendarahan berlebihan dan mencegah patah atau melemahnya tulang.
Gimana NutriCiers?
Sekarang sudah tau kan peran penting vitamin D, K, dan zat besi dalam diet untuk penderita hemofilia.
Meski begitu, pastikan untuk menghindari makanan berlemak, tinggi akan gula, dan suplemen herbal maupun kimia yang dapat mencegah pembekuan darah.
Tentunya konsumsi makanan diatas sesuai dengan anjuran dan dalam batas aman ya, semoga bermanfaat!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
