Batasi Konsumsi Ini Tuk Jaga Kesehatan Ginjal!
Hai NutriCiers!
Berbicara mengenai ginjal, tentu ginjal memiliki peran penting untuk tubuh seperti menyaring darah, produksi hormon untuk mengontrol tekanan darah, membuang limbah metabolisme tubuh, dan berperan dalam produksi sel darah merah. Oleh karena itu, kesehatan ginjal patut diperhatikan ya, NutriCiers!
Jika kesehatan ginjal terganggu, maka risiko penyakit ginjal kronik, yaitu hilangnya fungsi ginjal dalam jangka waktu yang panjang dapat terjadi. Menurut Journal of the American Society of Nephrology, lebih dari 90% kasus diabetes tipe 2 dan 65% kasus hipertensi, yang mana merupakan 2 penyebab utama penyakit ginjal dapat dicegah melalui gaya hidup sehat dan diet dengan nutrisi yang tepat.
Yuk bahas lebih dalam kandungan-kandungan nutrisi yang perlu dibatasi!
- Protein
Konsumsi protein berlebihan dapat menggangu fungsi ginjal dalam autoregulasi (kemampuan tubuh untuk mengatur) aliran darah. Hal ini akan menyebabkan nefron (sel saraf) ginjal bekerja lebih keras dalam menyaring darah dan membuang limbah metabolisme tubuh. Saat ginjal bekerja dalam kapasitas yang sangat tinggi atau bisa disebut ‘berlebihan’, maka fungsi ginjal berpotensi mengalami penurunan atau bahkan kerusakan. Karena itu, konsumsi protein yang direkomendasikan adalah 0.83 g/kg berat badan tiap harinya, lho. Nah, perlu diketahui makanan yang tinggi akan protein adalah ikan, produk susu, daging olahan, dan kacang-kacangan.
- Fosfor
Fosfor dapat diperoleh dari makanan yang tinggi protein seperti daging olahan, roti, dan produk susu. Namun, konsumsi ini harus dibatasi terutama oleh penderita penyakit ginjal kronik. Hal ini dikarenakan kemampuan ginjal yang menurun sehingga tidak mampu menyerap fosfor secara optimal dan mengeluarkan kelebihan fosfor lewat urin, sehingga fosfor akan menumpuk dan merusak fungsi ginjal. Selain itu, kelebihan fosfor juga mampu melemahkan tulang dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Sebaiknya fosfor dikonsumsi tidak lebih dari 1 gram tiap harinya.
- Garam (natrium/sodium)
Konsumsi garam juga tentunya perlu dibatasi sehingga tidak lebih dari 2 gram setiap harinya. Hal ini dikarenakan garam mampu meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan proteinuria (kandungan protein terlalu banyak dalam urin), sehingga memperparah penyakit ginjal. Maka itu, NutriCiers disarankan untuk menyiapkan makanan sendiri agar dapat mengontrol kandungan natrium atau memerhatikan label gizi pada makanan olahan dan pastikan kadar natriumnya rendah.
Nah NutriCiers, mari jaga kesehatan ginjal dengan membatasi asupan protein, fosfor, dan garam. Meskipun demikian, tetap konsumsi makanan sesuai anjuran Ahli Gizi ya karena tentu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Lebih dari itu, jangan lupa makan makanan sehat dan bergizi seimbang dan olahraga ya!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
