Tingkatkan Produksi ASI dengan Melakukan Hal Ini
Hai, NutriCiers!
Air susu Ibu (ASI) sangat penting untuk asupan zat gizi harian bayi umur 0–6 bulan yang dikenal dengan sebutan ASI eksklusif. Sudah tidak menjadi rahasia, Anak yang diberi ASI eksklusif dan pola pengasuhan yang tepat bisa membuat tumbuh kembang anak menjadi lebih optimal lho, NutriCiers. Oleh karena itu, pada fase ini, perlu diperhatikan betul mengenai cara pemberian serta kualitas ASI, supaya tidak mengganggu tumbuh kembang anak.
Saat sedang menyusui atau masa pemberian ASI ekslusif, salah satu masalah utama yang sering kali dialami oleh seorang Ibu adalah produksi ASI yang cenderung sedikit bahkan tidak keluar sama sekali. Hal itu membuat tidak sedikit wanita yang menyerah dan akhirnya memutuskan untuk memberikan susu formula.
Namun, NutriCiers yang sudah menjadi Bunda jangan khawatir, karena NutriClinic akan memberikan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI. Simak ulasan di bawah ini ya:
- Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan bersifat laktogenik. Apa saja ya yang berdifat laktogenik? Gandum utuh dan oats (kaya akan zat besi dan serat), bayam dan sayuran hijau lainnya (bersifat galaktolog dan mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormone estrogen), wortel, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan.
- Banyak mengkonsumsi air putih. Apabila dehidrasi, maka akan sulit bagi tubuh untuk memproduksi ASI.
- Menyusui dengan frekuensi yang lebih sering dan lebih lama. Hal ini dikarenakan semakin sering NutriCiers menyusui, maka ASI akan semakin banyak diproduksi. Oleh karena itu, menyuisilah setidaknya 8-12 kali sehari.
- Menyusui dengan kedua payudara secara bergantian. Pastikan ASI di salah satu payudara sudah benar-benar kosong sebelum berganti ke payudara lain.
- Mengurangi stress. Ciptakan suasana yang nyaman dan tenang setiap kali menyusui.
- Melakukan pijatan payudara untuk melancarkan aliran ASI pada saluran susu.
- Perhatikan kondisi psikologis Ibu.Perlu dipahami juga bahwa produksi ASI bukan hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tapi juga kondisi psikologis Ibu menyusui.
Oleh karena itu, apabila cara-cara tersebut tidak membuahkan hasil dan produksi ASI masih sedikit, cobalah untuk melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan agar penyebab kurangnya produksi ASI dapat diketahui dan ditangani.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
