Inilah Makanan dan Olahraga yang Tepat untuk Penderita Thalasemia!
Hai NutriCiers!
Thalasemia adalah penyakit turunan (kelainan genetik) yang mana oksigen tidak disuplai ke seluruh tubuh dengan baik karena hemoglobin (protein dalam sel darah merah) dalam tubuh yang tidak normal.
Mungkin banyak dari kita masih asing terhadap penyakit ini.
Namun, menurut WHO, setidaknya 56,000 orang di dunia menderita thalasemia setiap tahunnya.
Thalasemia dapat menyebabkan kekurangan darah atau anemia sehingga penderita thalasemia mayor (berat) membutuhkan transfusi darah secara rutin untuk menambah sel darah.
Sementara itu, penderita thalasemia mayor harus terus memantau zat besi dalam tubuhnya agar tidak menumpuk akibat transfusi darah secara rutin.
Upaya pengobatan thalasemia memang beragam, salah satunya adalah menjalankan hidup sehat yaitu lewat olahraga teratur dan diet khusus thalasemia dengan memerhatikan beberapa nutrisi.
Yuk simak bareng-bareng olahraga dan makanan yang tepat untuk penderita thalasemia:
- Olahraga
Olahraga dapat membantu meningkatkan fungsi kardiovaskular dan mengurangi efek zat besi berlebih yang memiliki pengaruh buruk pada jantung.
Hal ini dikarenakan olahraga mampu mengurangi penyerapan zat besi dari usus.
Bagi NutriCiers yang sedang berjuang dengan thalasemia, bisa coba nih untuk memulai olahraga rutin dengan jalan kaki selama 30 menit sehari.
Pastikan untuk memulai olahraga secara bertahap dimulai dari olahraga ringan lalu intensitas dan durasinya bisa ditingkatkan secara berkala.
Selain itu, pemanasan dan pendinginan selama masing-masing 5-10 menit bisa ditambahkan ke jadwal olahraga.
Perlu diperhatikan juga jika selama berolahraga, gejala penyakit jantung seperti pusing, sesak napas, jantung berdebar, dan perasaan pingsan dirasakan maka segera hentikan olahraga dan periksakan diri ke dokter.
- Makanan
Seperti yang sudah disebutkan di atas, transfusi darah secara rutin dapat mengakibatkan zat besi yang berlebih sehingga menumpuk dan merusak organ seperti jantung, hati, dan kelenjar endokrin.
Maka itu, penderita thalasemia dianjurkan untuk mengonsumsi diet yang rendah zat besi seperti membatasi konsumsi daging merah.
Selain itu, kalsium yang terdapat di susu, yogurt, dan keju bagus untuk kekuatan tulang dan mencegah osteoporis pada penderita thalasemia.
Makanan yang kaya akan vitamin E seperti minyak sayur, asparagus, jagung, zaitun, kedelai, dan kubis juga dianjurkan lho karena dapat mengurangi kerusakan sel yang disebabkan zat besi berlebih.
Nah, itu dia NutriCiers informasi mengenai olahraga dan makanan yang tepat untuk penderita thalasemia.
Pastikan untuk mengonsumsi makanan sesuai anjuran dan melakukan olahraga dalam awasan para ahlinya ya!
Jangan lupa juga untuk pantau gejala dan segera cari bantuan jika gejala memburuk agar bisa cepat ditangani!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
