Ini dia si Kuning, Tanaman Multifungsi bagi Kesehatan!
Curcumin memiliki banyak fungsi bagi kesehatan tubuh
Sumber gambar: https://www.freepik.com/premium-photo/turmeric-roots-wooden-table_8561321.htm#page=1&query=curcumin&position=1
Hai NutriCiers!
Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak macam rempah-rempah. Tentu erat di telinga kita istilah “Curcumin” atau biasa disebut sebagai si Kuning. Ya, curcumin adalah salah satu komponen fitokimia (pigmen kuning) yang ditemukan dalam spesies curcuma yaitu kunyit dan temulawak. Masyarakat mengenal curcumin sebagai penambah nafsu makan, sehingga seringkali dijadikan suplemen penambah nafsu makan yang mayoritas dikonsumsi oleh anak-anak. Selain itu curcumin juga dikenal sebagai pewarna dan penambah cita rasa makanan yang aman dikonsumsi.
Curcumin ternyata menyimpan banyak manfaat, sehingga banyak dilakukan penelitian mengenai curcumin. Salah satu tanaman yang dijadikan penelitian yaitu temulawak. Ada 7 manfaat dari tanaman temulawak antara lain sebagai antihepatitis, antioksidan, antiinflamasi, antikarsinogen, antimikroba, antivirus, detoksifikasi, dan antihiperlipidemia.
Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa curcumin memiliki manfaat antivirus. Manfaat ini yang menggerakkan peneliti untuk memanfaatkan curcumin untuk melawan virus penyebab penyakit hepatitis, yaitu Hepatitis B virus (HBV). Mengapa HBV? Lebih dari 350 juta penduduk di dunia (6% dari populasi di dunia) terinfeksi virus ini, dan lebih dari 600 ribu orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit hati dan kanker hati. Selain itu, hepatitis B merupakan penyebab utama penyakit hati kronis dan dapat menyebabkan sirosis, gagal hati dan karsinoma hepatoselular pada 15-40% populasi.Tentunya ini menjadi penyakit yang patut diwaspadai bersama.
Hepatitis B virus (HBV) yang merupakan spesies virus yang menginfeksi hati. Aktivitas virus inilah yang beresiko menyebabkan kanker hati pada penderita hepatitis B kronis. Pengobatan pada penyakit hepatitis ini dilakukan dengan mengurangi peradangan sehingga kerusakan hati tidak berlanjut. Antivirus pada curcumin memiliki pengaruh pada aktivitas HBV. Lantas, bagaimana proses curcumin melawan HBV? Mari kita ulas.
Ketika HBV masuk ke dalam tubuh manusia, HBV akan menginfeksi sel hati (hepatosit). Curcumin bekerja dengan menghambat pertumbuhan virus sehingga ikatan infeksi dari virus terhadap manusia akan terputus. Selain itu curcumin juga berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel hati.
Banyak manfaat dari curcumin untuk menjaga kesehatan kita. Bagaimanapun, curcumin ini memiliki ketersediaan dan penyerapan yang kecil dalam tubuh. Sehingga dalam hal pengobatan tetap jalankan proses pengobatan yang telah disarankan. Manfaat curcumin yang dikonsumsi akan memberikan kelengkapan pada proses penyembuhan Anda. Semoga bermanfaat NutriCiers!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
