Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Rekomendasi Makanan Bergizi untuk Lansia di Masa Pandemi COVID-19

Ditulis oleh Nadia Rana Nabila2 menit baca
Rekomendasi Makanan Bergizi untuk Lansia di Masa Pandemi COVID-19
Mengonsumsi makanan bergizi penting bagi lansia terutama di masa pandemi seperti saat ini
Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/elderly-couples-playing-eating-some-fruit_4107878.htm#page=2&query=elderly+eating&position=32

Halo NutriCiers!

Di masa pandemi ini, lansia merupakan salah satu kelompok usia yang rentan terkena COVID-19. Tidak hanya itu, penyakit COVID-19 juga dapat berkembang lebih parah di tubuh lansia dibandingkan dengan usia yang lebih muda. Oleh karena itu, pemerintah di seluruh dunia memberlakukan pembatasan jarak sosial dengan tujuan utama untuk melindungi kelompok-kelompok yang rentan terhadap COVID-19 seperti lansia.

Namun, adanya pembatasan jarak sosial bagaikan pisau bermata dua. Pasalnya, para lansia cenderung untuk merasa kesepian. Akibatnya dapat memperparah kerentanan mereka terhadap infeksi. Selain itu, pembatasan kegiatan sosial juga dapat mempersempit kesempatan lansia untuk beraktivitas fisik. Akibatnya proses penurunan massa otot alami yang dialami lansia (sarcopenia) semakin cepat. Kesemuanya berkontribusi pada penurunan imunitas tubuh. Maka dari itu, konsumsi makanan bergizi dan menjalankan gaya hidup yang sehat sangat penting untuk mencegah penularan COVID-19 pada lansia.

Imunitas tubuh yang kuat didukung oleh asupan gizi yang memadai. Oleh karena itu, yuk kita bantu orang tua dan kakek nenek kita untuk mengonsumsi rekomendasi makanan bergiziberikut!

  • Makan makanan bergizi seimbang 3 kali sehari, terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, buah, dan air putih yang cukup.
  • Pilih sumber protein berkualitas baik yang terdiri dari asam amino rantai cabang, contohnya unggas, daging sapi, telur, kacang-kacangan, dan susu.
  • Konsumsi sumber vitamin D dan vitamin A terbukti mampu meningkatkan imunitas tubuh. Sumber vitamin D yakni ikan salmon dan tuna, produk susu, kuning telur, dan jamur. Sumber vitamin A antara lain wortel, tomat, brokoli, bayam, mangga, dan paprika.
  • Probiotik dapat membantu fungsi sistem pencernaan dan sistem imun tubuh. Probiotik dapat ditemui pada produk makanan dan minuman yang difermentasi seperti tempe, acar fermentasi, yogurt, dan keju.
  • Makanan laut (seafood), buah-buahan, sayuran, produk susu, dan kacang-kacangan dapat mencukupi asupan mineral immune-booster.
  • Untuk mencegah penurunan nafsu makan, ajak lansia berolahraga secara rutin.
  • Untuk mencegah peningkatan kerentanan tubuh, hubungan sosial memegang peran penting. Oleh karena itu, manfaatkanlah teknologi komunikasi untuk menjalin kontak dengan orang tua dan kakek nenek Anda.

COVID-19 telah melemahkan kita dari segala aspek. Namun, setelah ditemukannya vaksin ada harapan bagi kita untuk bangkit melawannya. Yuk, kita bantu para lansia di sekitar kita untuk tetap sehat dengan konsumsi makanan-makanan bergizi hingga kelak vaksinasi mampu menjangkau mereka!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#buah-buahan#Covid-19#daging sapi#gizi seimbang#Hari Lansia Nasional#ikan#imunitas#Infeksi#kacang-kacangan#lansia#makanan bergizi#makanan laut#mineral#olahraga#pandemi#Probiotik#protein#sayuran#susu#telur#tempe#vaksin#vitamin

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Mengapa Bisa Terjadi Karies Gigi?

Gemar mengonsumsi makanan manis tanpa menjaga kebersihan gigi dapat menyebabkan karies gigi. Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/women-who-are-against-candy-isolated-white-background_397

Shabrina Olivia Mumtaz

Hepatitis B: Pecinta Kacang Perlu Waspada?

Pengolahan dan penyimpanan yang tidak tepat dapat meningkatkan tingkat aflatoksin Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/salted-roasted-peanuts_10271092.htm#query=peanut&position=6 Hai Nutr

Mohammad Brachim Ansari

Apa Itu Hemofilia dan Jenisnya

Hemofilia mengganggu aktivitas pembekuan darah pada penderitanya Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/red-blood-cells_936788.htm#page=1&query=blood&position=12 Halo NutriCiers! Hemofilia

Annisaa Fairuz Tyara