Pantau Tumbuh Kembang Balita Untuk Cegah Stunting Sedini Mungkin
Hi NutriCiers !
Pentingnya investasi sejak dini pada kesehatan dan gizi balita untuk memaksimalkan kinerja kognitif anak saat sudah besar. Sesuai UU no. 36 tahun 2009 pasal 128 tentang Kesehatan, Anda sebagai orang tua memiliki kewajiban dan mmainkan peran penting dalam pencapaian tumbuh kembang anak. Langkah-langkah yang Anda lakukan akan berdampak besar dalam meningkatkan status gizi anak, pertumbuhan, serta perkembangan anak.
Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang kronis yang menyebabkan si anak mengalami hambatan pada tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar usianya. Kejadian stunting dapat disebabkan karena terjadinya gizi buruk (malnutrisi), infeksi berulang, serta tidak memadainya kondisi lingkungan sosial serta psikologis anak. Menurut WHO, anak dikatakan stunting jika nilai Z-Score tinggi badan anak terhadap usianya berada di bawah -2.
Beberapa gangguan yang dapat terjadi pada anak dengan kondisi stunting dimasa depan meliputi:
- Penurunan fungsi kognitif pada anak sehingga mendapatkan prestasi belajar yang buruk,
- Rendahnya produktivitas,
- Terjadinya peningkatan resiko penyakit kronis (diabetes, gagal ginjal, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan sebagainya) setelah dewasa nanti,
- Rentan untuk terkena infeksi.
Lalu bagaimana cara mencegahnya ya? Perlu diketahui bahwa penyebab umum dari stunting adalah malnutrisi dan infeksi. Maka dari tim medis lebih pengupayakan pencegahan dan mengatasi stunting dengan cara memenuhi kebutuhan gizi, menjaga kesehatan serta menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.
Selain itu selama masa kehamilan juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan asupan dan nutrisi yang cukup untuk ibu dan bayi, melahirkan di fasilitas kesehatan yang memadai, pemberian ASI ekslusif dan MP-ASI setelah 6 bulan, memberikan imunisasi yang lengkap serta rutin dan rajin melakukan pemantauan tumbuh kembang balita.
Berikut 3 langkah memantau pertumbuhan dan perkembangan anak Anda :
- Ajak Anak Anda ke Posyandu
Posyandu adalah sarana kesehatan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi anak, ibu hamil, ibu menyusui dan lansia. Posyandu diadakan sebulan sekali. Anda dapat menggunakan kegiatan ini untuk memantau perkembangan fisik dan intelektual anak Anda. Di Posyandu akan dilakukan pemeriksaan antara lain penimbangan berat badan, pengukuran panjang atau tinggi badan, pemeriksaan gigi, pemberian vitamin, dan imunisasi.
- Perhatikan Faktor Ini Sebelum Anak Anda Berusia 2 Tahun
Usia anak di bawah 2 tahun merupakan usia yang paling sesuai. Oleh karena itu, sebelum anak Anda berusia dua tahun mohon untuk selalu memperhatikan perkembangan status gizinya, terlepas dari apakah gizinya mencukupi, anak lebih tinggi atau perkembangannya terhambat, apakah ada kendala bahasa, apakah anak tersebut konsentrasi. Jangan lupa perhatikan sikapnya, apakah dia aktif. Jika ada gangguan, sebaiknya segera bawa ke penyedia layanan medis pilihan Anda.
- Gunakan Buku Kesehata Ibu dan Anak (KIA)
Buku KIA dipakai untuk mencatat hasil penimbangan, imunisasi, dll. Sehingga Anda bisa melihat apakah ada keterlambatan tumbuh kembang balita Anda.
Pada dasarnya stunting tidak dapat disembuhkan, melainkan harus dicegah sejak dini khususnya sebelum anak berusia 2 tahun atau mulai dari 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan yang dihitung sejak konsepsi) dengan cara perbaikan gizi untuk dapat meningkatkan kualitas hidupnya ya Bunda.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas !
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
