Lewati ke konten
NutriClinic
Food and Beverage

Masuk Masa Menopause? Perbanyak Konsumsi Makanan Sumber Fitoestrogen Yuk!

Ditulis oleh Anis Putri Fadhilah2 menit baca
Masuk Masa Menopause? Perbanyak Konsumsi Makanan Sumber Fitoestrogen Yuk!
Fitoestrogen mampu menurunkan efek samping negatif dari menopause dan risiko penyakit lainnya

Halo NutriCiers!

Anda mungkin seringkali pernah mendengar istilah Menopause diluar sana. Apakah Menopause itu?

Menopause adalah saat siklus menstruasi berhenti secara permanen dan tidak bisa mengalami kehamilan. Seseorang telah mencapai menopause saat setelah setahun penuh sejak menstruasi terakhir tidak mengalami pendarahan (termasuk bercak darah) selama 12 bulan berturut-turut. Fase menopause biasanya mulai terjadi pada perempuan dengan rentang usia 48-55 tahun.

Perempuan menopause akan menunjukkan beberapa gejala diantaranya adalah mudah marah, sulit tidur, dan merasa panas dalam tubuhnya. Kondisi ini memungkinkan perempuan menopause mengalami masalah seperti kecemasan dan depresi, selain itu pada lansia juga rentan mengalami osteoporosis dan tekanan darah tinggi. Pada masa menopause, kadar hormon esterogen dalam tubuh juga terus menurun, maka dari itu perlu mengonsumsi makanan tertentu yang mengandung jumlah tinggi estrogen (yang dikenal sebagai fitoestrogen) untuk meminimalisir keluhan fisik dan psikologis yang dirasakan. Makanan yang mengandung fitoestrogen ini dapat ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. Manfaat lainnya dari fitoestrogen selain menurunkan risiko gejala menopause adalah mengurangi risiko penyakit jantung dan risiko berbagai kanker termasuk kanker payudara.

Makanan apa saja yang mengandung fitoesterogen, let's check this out!

1. Daun kelor

Penelitian menjelaskan bahwa isoflavon yang terkandung pada daun kelor akan mengatasi ketidakseimbangan hormon karena peran isoflavon sebagai fitoestrogen, yang berpotensi menghambat perkembangan osteoporosis karena defisiensi estrogen pada wanita pascamenopause. Selain mengandung isoflavon, vitamin dan mineral (zat besi, protein, vitamin A, vitamin B dan kalsium) dapat berfungsi sebagai fitoestrogen. Kandungan kalsium pada 350-550 mg daun kelor segar setara dengan kalsium yang terkandung dalam empat gelas susu.

2. Kedelai

Kedelai dan produk olahannya (tahu, tempe, dan susu kedelai) mengandung isoflavon (berperan sebagai fitoestrogen), yang dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida.

3. Sayur-sayuran dan buah-buahan lainnya

Sayuran (wortel, brokoli, kembang kol, jagung, bayam, tomat) dan buah-buahan (pisang, jeruk, anggur, semangka, strawberry, blueberry) dianjurkan untuk dikonsumsi karena kandungan fitoestrogennya. Sayuran dan buah-buahan disarankan dikonsumsi dalam jumlah banyak agar asupan fitoesterogen dapat berfungsi dengan baik didalam tubuh.

Itulah makanan-makanan tinggi kandungan fitoestrogen, NutriCiers! Semoga kita dapat menyiapkan dengan baik mulai dari sekarang agar masa menopause dapat terlewati dengan nyaman dan sehat tentunya!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#buah#buah-buahan#dewasa#Healthy#Information#kacang-kacangan#kanker#kesehatan#lanjut usia#makanan#menopause#menstruasi#mental#mineral#penyakit#persiapan#sayur#sayur-sayuran#tubuh#vitamin

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Makanan Diet Buat Kenyang Lebih Lama

Tahukah kamu? Ketika kita konsumsi makanan diet akan membuat kita merasa kenyang lebih lama. Kira-kira menu diet seperti apa ya yang dapat memperpanjang durasi kenyang sehingga dapat

Kinanthi Dewi Mutiek

Efek Pandemi Berdampak Pada Kunjungan Posyandu!

Para ibu perlu memantau dan menjaga kesehatan anak dengan rutin mengunjungi posyandu untuk pemeriksaan, baik mengunjungi posyandu secara langsung maupun secara daring maupun aktif pada posyandu door t

Sabela Nadhira Rakhmatika