Penuhi Zat Gizimu Usai Melakukan Puasa Nyepi!
Hallo Nutriciers!
Hari Suci Nyepi merupakan peringatan hari bergantian tahun merupakan perayaan hari suci yang unik oleh masyarakat Hindu terutama masyarakat Bali. Jumlah penduduk Bali yang mengangut agama Hindu sebanyak 3.247.283 (83,46%) orang dari total 3.890.757 penduduk Bali. Pada saat perayaan Nyepi masyarakat Bali merayakan dengan berdiam diri dirumah dan tidak melakukan aktivitas yang mengakibatkan kebisingan. Hakekat perayaan Hari Suci Nyepi adalah brata atau pengendalian diri. Umat Hindu dituntut untuk dapat mengendalikan dirinya, baik secara fisik maupun mental. Hari nyepi diperingati oleh masyrakat Hindu dengan melakukan upawasa (puasa) selama sehari penuh. Selain itu berpuasa berbagai hal yang sifatnya hiburan juga dihindar. Berpuasa selama 24 jam tentunya tubuh akan kehilangan energi, oleh karena itu dibutuhkan asupan makanan yang dapat memulihkan energi. Berikut beberapa kandungan gizi makanan yang bisa memulihkan energi tubuh :
- Protein
Telur merupakan alternatif bahan makanan sumber protein yang dapat membantu meningkatkan kadar albumi. Albumin merupakan substansi terbesar dari protein yang dihasilkan oleh hati. Fungsi albumin adalah mengatur tekanan onkotik, mengangkut nutrisi, hormon, asam lemak, dan zat sampah dari tubuh. Telur merupakan sumber protein hewani yang mudah didapatkan serta menyumbang sumber protein yang cukup tinggi bagi tubuh .
- Vitamin B
Ikan mengandung vitamin B yang dapat merubah makanan menjadi energi, hal ini dapat meningkatkan pemulihan energi yang hilang selama berpuasa. Salah satu ikan yang dapat dikonsumsi yaitu ikan tuna yang mengandung mineral (kalsium, fosfor, besi, sodium), vitamin A, dan vitamin B. Ikan tuna juga mengandung protein antara 22,6 - 26,2 g/100 g daging, lemak antara 0,2 -2,7 g/100 g daging.
- Karbohidrat
Karbohidrat memegang peranan penting dalam energi baik setelah berpuasa maupun melakukan aktivitas fisik yang berat seperti olahraga dan lainnya. Komposisi karbohidrat yang dikonsumsi jangan berlebihan dan sesuai dengan kebutuhan. Makanan sumber karbohidrat yang dapat dikonsumi berupa nasi putih dan nasi merah. Jika kandungan zat gizi beras putih dibandingkan dengan beras merah, maka akan menunjukkan perbedaan jumlah zat gizi yang nyata. Zat gizi mikro dan phytochemical pada beras merah lebih tinggi dibandingkan beras putih, sehingga hal ini kemungkinan beras merah memiliki efek protektif terhadap kejadian Diabetes Melitus tipe.
Pemulihan energi sangat penting ketika berpuasa, apalagi puasa yang dijalani selama 24 jam memberikan dampak kehilangan energi yang cukup besar. Oleh karena itu, kehilangan energi akibat berpuasa 24 jam harus dilengkapi dengan kandungan makanan diatas.
Salam Gizi, sehat berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
