Cermat Menggunakan Headphones Saat Mendengarkan Musik!
Halo NutriCiers!
Headphone merupakan salah satu perangkat audio yang biasanya dihubungkan pada gawai seperti komputer, MP3 player, dan telepon genggam. Pasti sudah tidak asing lagi ya, banyak remaja dan dewasa menggunakan perangkat audio untuk mendengarkan berbagai macam lagu dengan headphone, headset, earbuds, earphone dll. Namun dibalik kecanggihan dari berbagai macam perangkat audio tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan nih!
Sebanyak 1,1 juta remaja berada pada risiko terkena gangguan pendengaran, yang diakibatkan oleh paparan suara yang terlalu keras, baik melalui perangkat audio maupun suara keras pada klub malam, bar, atau acara olahraga.
Paparan suara bising dapat terakumulasi selama beberapa tahun sebelum akhirnya terjadi gangguan pendengaran. Individu yang memiliki risiko tinggi terkena gangguan pendengaran memiliki kebiasaan mendengarkan lagu melalui perangkat audio selama ≥2 jam dengan tingkat volume ≥ 91 dB. Kenyataannya, tekanan suara yang dihasilkan oleh perangkat audio tersebut dapat mencapai 121 dB untuk pengaturan kontrol volume tertinggi, dan dapat mencapai 139 dB untuk volume tingkat puncak. Semakin bising lingkungan, maka individu akan meningkatkan volume audio. Telinga yang mendapatkan paparan berupa volume tinggi dari perangkat audio selama 1-4 jam/hari dan terpapar secara menerus, dapat mengarah pada kerusakan sel rambut, sel penyangga, saraf aferen dan pembuluh darah sehingga menyebabkan gangguan pendengaran.
Nah, maka dari itu penting banget nih Nutriciers untuk menjaga dan melindungi telinga kita!
Berikut adalah beberapa tips yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga dan melindungi telinga :
-
Menggunakan perangkat audio (headset, headphone, speaker, dll) di telinga dengan volume 60% dari volume maksimal.
-
Menghindari penggunaan headset dari gawai yang sedang dilakukan pengisian baterai.
-
Menghindari lingkungan bising atau lebih dari 80 dB.
-
Menggunakan perangkat audio tidak lebih dari 40 jam dalam seminggu.
Telinga normal dapat mendengar suara 60 dB, yang mana setara dengan suara orang ketika berbicara dengan volume normal atau setengah dari volume maksimum gawai. Untuk menghindari risiko terpapar volume yang terlalu tinggi, saat ini pun sudah ada banyak gawai yang memberikan peringatan ketika kita telah mencapai batas aman volume maksimal dalam pendengaran loh Nutriciers!
Dengan menerapkan tips untuk melindungi telinga, diharapkan kita dapat lebih bijak dan cermat dalam menggunakan perangkat audio ya, Nutriciers! Selain itu, deteksi dini pada gangguan pendengaran sangat disarankan agar pengobatan dapat maksimal dan meminimalisir dampak jangka panjang.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
