Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Moms, Waspadai Tuberkulosis yang Mengintai si Kecil!

Ditulis oleh Shabrina Olivia Mumtaz2 menit baca
Moms, Waspadai Tuberkulosis yang Mengintai si Kecil!
Memberi vaksin BCG, makanan yang bergizi dan membuat lingkungan yang sehat untuk anak akan mencegah penularan TB
Sumber gambar: https://www.freepik.com/free-photo/group-kids-friend-laughing-together_2523588.htm#page=1&query=child%20cheerful&position=45

Halo, NutriCiers!

Tau nggak, sih? Ternyata tuberkulosis atau yang dikenal dengan TB merupakan salah satu dari sepuluh penyebab kematian terbesar di dunia, lho! TB merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TB umumnya menyerang paru-paru, tetapi bisa juga menyerang organ lainnya. Penularannya terjadi melalui udara saat pasien TB mengalami batuk atau bersin. Penyakit TB dapat menyerang semua usia, termasuk anak-anak. Pada tahun 2016, WHO memperkirakan ada satu juta anak berumur <15 tahun menderita TB dan 250.000 diantaranya meninggal dunia.

Orang yang terinfeksi TB dapat mengalami salah satu dari dua kondisi, yakni infeksi laten TB atau penyakit TB. Infeksi laten TB merupakan keadaan saat bakteri TB ada di tubuh dalam keadaan tidak aktif dan tidak ada gejala yang timbul dari keberadaan bakteri ini. Saat bakteri TB di tubuh menjadi aktif, penyakit TB baru terjadi dan penderita mengalami gejala yang berkaitan. Pada anak-anak, gejala tuberkulosis tidak berbeda jauh dengan orang dewasa. Gejala umum penyakit TB pada anak, seperti terjadinya penurunan berat badan, demam dalam waktu yang lama tanpa sebab yang jelas, batuk yang tidak kunjung mereda, dan terlihat lesu.

Nah, Moms juga perlu tahu bahwa gizi kurang bisa menyebabkan TB pada anak, lho!

Gizi kurang merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya risiko terkena penyakit TB. Gizi kurang pada anak dapat melemahkan sistem kekebalan dan meningkatkan risiko pengembangan dari infeksi laten TB menjadi penyakit TB. Gizi kurang merupakan keadaan status gizi yang tidak optimal, sehingga dapat menganggu kesehatan dan pertumbuhan. Salah satu penyebab terjadinya gizi kurang adalah anak yang tidak diberi ASI saat usia 0-6 bulan dan tidak dilanjutkan sampai usia dua tahun dengan tambahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai. Selain gizi kurang, faktor lingkungan sekitar juga dapat mempengaruhi infeksi TB pada anak. Misalnya, kondisi rumah dan lingkungan yang tidak memenuhi standar kesehatan, keberadaan pasien TB di sekitar anak, dan anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok.

Tapi, Moms tidak perlu khawatir! Kita dapat mencegah TB pada anak dengan pemberian vaksin BCG. Vaksinasi BCG ini diberikan kepada bayi saat berusia 0-2 bulan. Pemberian vaksin BCG terbukti efektif dalam mencegah terjadinya TB berat. Selain itu, Moms juga perlu untuk memberikan makanan yang bergizi dan menjaga lingkungan agar tetap bersih sesuai standar kesehatan.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#anak#gizi anak#gizi buruk#Hari TB sedunia#Healthy#Information#kesehatan#Mycobacterium tuberculosis#paru-paru#status gizi#tuberculosis

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya