Penyakit Lupus Rentan Terkena Covid-19? Simak Penjelasan Berikut!
Hai NutriCiers!
Sudah setahun lebih lamanya seluruh dunia dilanda wabah penyakit Covid-19 yang sudah merenggut banyaknya korban jiwa. Penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 ini menyerang sistem pernafasan sehingga mengakibatkan infeksi virus berkaitan dengan gagal napas, pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut, dan sepsis. Penyakit ini telah berdampak besar pada layanan kesehatan dengan tingkat kematian yang tinggi terkait dengan komplikasi yang terjadi.
Namun, tahukah anda bahwa ada beberapa penyakit yang rentan pada beberapa infeksi virus? Salah satunya adalah Sytemic Lupus Erythematosus (SLE) yang merupakan jenis dari penyakit lupus.
Sytemic Lupus Erythematosus (SLE)
Penyakit yang sering disebut dengan “penyakit seribu wajah” ini merupakan penyakit inflamasi autoimun kronis dimana tubuh memproduksi autoantibodi secara berlebihan. Normalnya, antibodi berfungsi untuk melindungi tubuh dari benda asing (virus, kuman, bakteri). Namun, karena produksi yang berlebih pada tubuh, mengakibatkan antibodi kehilangan kemampuan untuk membedakan antara benda asing dan jaringan tubuh sendiri, sehingga sistem imunitas menyerang jaringan dan organ tubuh kita yang sehat seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, jantung, paru-paru, dan hati.
Gejala yang paling sering muncul dan menjadi tanda pada odapus (orang dengan lupus) adalah adanya butterfly rush (kemerahan di sekitar pipi) . Gejala SLE dapat muncul secara tiba-tiba, berkembang secara perlahan-lahan, atau dapat bertahan lama. Gejala yang biasanya timbul pada odapus antara lain :
- Letih, sakit kepala, demam
- Nyeri, pembengkakan sendi
- Anemia
- Nyeri dada saat menarik nafas panjang
- Butterfly rush
- Sensitif terhadap cahaya
- Kerontokan rambut hingga botak
- Pendarahan tidak biasa
- Sariawan di mulut atau koreng di hidung
- Jari berubah pucat atau kebiruan ketika dingin
Lalu, apakah odapus beresiko terkena covid-19?
Karena odapus rentan terhadap berbagai infeksi virus, terdapat kekhawatiran mengalami peningkatan risiko covid-19 karena adanya infeksi akibat penyakit yang mendasari seperti kerusakan organ serta pengobatan yang dijalankan oleh odapus. Tingkat resiko yang ditimbulkan jugan bergantung pada keparahan penyakit. Maka dari itu, saat ini pedoman menyarankan odapus untuk rutin menjalankan pengobatan serta mempraktikan 3M, khususnya social distancing secara ketat untuk menghindari dan melindungi tubuh dari penularan covid-19.
Selain itu, berbagai tips serta pantangan untuk odapus, antara lain :
- Hindari aktivitas fisik berlebihan
- Hindari merokok, stress, trauma fisik
- Hindari perubahan cuaca karena memengaruhi proses inflamasi
- Hindari sinar matahari dan UV secara langsung, gunakan pakaian tertutup serta tabir surya
- Hindari pemakaian kontrasepsi dan obat yang mengandung estrogen
- Diet khusus sesuai organ yang terserang penyakit
- Minum obat dan kontrol ke dokter secara teratur
Salam Sehat, Gizi Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
