Lewati ke konten
NutriClinic
Resep Makanan Sehat

Tumis Jamur Tiram, Menu Diet Penurun BB

Ditulis oleh Devi Oktaviani1 menit baca
Tumis Jamur Tiram, Menu Diet Penurun BB

Hallo NutriCiers!

Sedang diet menurunkan berat badan tapi bingung mau masak apa? Jamur tiram bisa jadi salah satu pilihan masakan yang oke banget buat diet menurunkan berat badan lho! Karena jamur tiram rendah kalori, dalam 100 gram jamur tiram hanya terdapat 35 kalori, 0.44 gram lemak, 6.43 gram karbo dan 3.34 gram protein. Nah, menunya yang simpel bisa dibuat tumis jamur tiram. Berikut resep tumis jamur tiram, NutriCiers:

Bahan:
100gram jamur tiram, suir suir dan cuci bersih
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 buah tomat merah
1 bonggol brokoli
Cabe rawit sesuai selera
Garam secukupnya
½ sdt kaldu jamur

Cara membuat:
1. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabai hingga harum
2. Masukkan jamur tiram, oseng hingga sedikit layu
3. Masukkan brokoli
4. Terakhir masukkan tomat, kaldu jamur dan tambah sedikit air
5. Matikan kompor lalu taburkan garam, aduk rata
6. Tumis Jamur tiram siap disajikan

Mudah sekali bukan NutriCiers cara membuat tumis jamur tiramnya.. bisa dijadikan menu diet menurunkan BB pula karena ada tambahan sayur sayuran juga. Kalau tidak ada brokoli bisa diganti dengan sayuran lain ya. Tingkat kepedasan bisa diatur sesuai selera ya dan tetap perhitungkan kalau punya penyakit asam lambung. Silahkan dicoba dirumah!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#berat badan#Healthy#resep masakan

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Waspada Retirement Syndrome pada Lansia

Jika dibiarkan terus menerus, syndrome ini dapat mengakibatkan depresi. Sumber gambar : paxels Hai NutriCiers! Pekerjaan selalu menjadi prioritas bagi setiap individu dan rata-rata setiap orang akan m

Bariza Diah Astari

Efek Pandemi Berdampak Pada Kunjungan Posyandu!

Para ibu perlu memantau dan menjaga kesehatan anak dengan rutin mengunjungi posyandu untuk pemeriksaan, baik mengunjungi posyandu secara langsung maupun secara daring maupun aktif pada posyandu door t

Sabela Nadhira Rakhmatika