Lewati ke konten
NutriClinic
Sports and Beauty

Bagaimana Mengatasi Perut Buncit? Begini Penjelasannya!

Ditulis oleh Anita Rachmatun Nikmah2 menit baca
Bagaimana Mengatasi Perut Buncit? Begini Penjelasannya!

Hai Nutriciers!

Taukah kamu? Masalah perut buncit sudah semakin meluas di tengah masyarakat, dari usia remaja sampai dengan lansia. Sebenarnya kondisi seperti apa bisa dikatakan perut buncit?


Perut buncit erat kaitannya dengan istilah obesitas sentral. Obesitas sentral adalah adanya penumpukan lemak yang berpusat di area perut. Biasanya ditandai bentuk tubuh seperti apel dan lingkar perut >90 cm (laki-laki) dan >80 cm (perempuan). Di Indonesia, proporsi kejadian obesitas sentral pada umur >15 tahun mencapai 31%. Oleh karenanya, perlu kita ketahui penyebab, dampak dan cara mengelolanya.

Penyebab Obesitas Sentral
1. Faktor genetik, kondisi orang tua yang obesitas dapat memberi peluang kepada anaknya mengalami obesitas.

2. Faktor gaya hidup. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa jumlah konsumsi makanan melebihi kebutuhan dapat menyebabkan obesitas sentral. Selain itu konsumsi prossesed food, makanan cepat saji, makanan manis dan tinggi lemak juga merupakan faktor penyebab obesitas sentral disertai pola hidup tidak sehat seperti kurang beraktivitas fisik.

3. Konsumsi obat-obatan. Penggunaan obat jenis steroid dalam jangka waktu lama yang dapat meningkatkan nafsu makan akan meningkatkan resiko obesitas.


Dampak Obesitas Sentral
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kondisi obesitas sentral ketika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat maka akan meningkatkan resiko penyakit Diabetes Melitus Tipe 2, jantung, stroke, dan hipertensi. Hal ini dikarenakan meningkatnya kadar trigliserida dan menurunnya kadar HDL. Selain itu obesitas dapat menyebabkan sesak nafas, osteoartritis sampai dengan menurunnya kepercayaan diri.

Cara Mengelola Obesitas Sentral7
1. Olahraga. Aktivitas fisik merupakan cara mengelola obesitas. Salah satu latihan yang dapat dilakukan yaitu model latihan waist to hip ratio.

2. Makan gizi seimbang. Konsumsi makanan tepat jumlah dan jenis sesuai dengan kebutuhan sesuai dengan pesan gizi seimbang. Selain itu juga membatasi konsumsi gula, garam, lemak.

3. Istirahat cukup. Kurang tidur dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon leptin sehingga nafsu makan tidak terkontrol.

4. Kelola stres. Kondisi stres dapat menyebabkan nafsu makan tidak terkendali.

Bagaimana Nutriciers? Ayo hidup sehat untuk cegah obesitas!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#gaya hidup sehat#gizi#Healthy#Information#obesitas

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Apa Itu Hemofilia dan Jenisnya

Hemofilia mengganggu aktivitas pembekuan darah pada penderitanya Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-photo/red-blood-cells_936788.htm#page=1&query=blood&position=12 Halo NutriCiers! Hemofilia

Annisaa Fairuz Tyara