Lewati ke konten
NutriClinic
Events

Hari Hipertensi Sedunia: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Ditulis oleh Ivana Gelasia Lamudji2 menit baca
Hari Hipertensi Sedunia: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Menjaga makanan yang dikonsumsi, berolahraga secara teratur, dan rutin periksa dapat mengendalikan hipertensi

Halo NutriCiers!

Dalam rangka memperingati hari hipertensi sedunia, mari kenali hipertensi lebih dalam yuk!

Hipertensi atau dikenal sebagai tekanan darah tinggi merupakan keadaan di mana tekanan darah mencapai 139/89 mmHg atau lebih.

Tekanan darah seperti diatas ditunjukkan dengan 2 angka.

Sistolik atau angka pertama merupakan tekanan dalam pembuluh darah ketika jantung kontraksi atau berdetak, sementara angka kedua merupakan diastolik atau tekanan dalam pembuluh darah saat jantung relaksasi atau istirahat di antara detaknya.

Hipertensi ini dialami oleh 1 dari 4 orang dewasa di dunia, dengan angka kematian yang didominasi wanita dibandingkan pria.

Parahnya penyakit ini merupakan penyebab berbagai macam penyakit yang membahayakan seperti penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan demensia.

Lebih dari itu, hipertensi sendiri dibagi menjadi 2 yaitu hipertensi primer dan sekunder.

Hipertensi primer menyumbang 90% dari kasus hipertensi di dunia yang penyebabnya jarang diketahui dan biasanya berkembang secara bertahap.

Namun, risikonya akan lebih besar jika memiliki pola makan yang buruk dan aktivitas fisik yang tidak memadai. 

Sementara itu, hipertensi sekunder menyumbang 10% dari kasus hipertensi di dunia dan biasanya dialami oleh orang dengan penyakit ginjal maupun sedang mengonsumsi obat tertentu atau alkohol.

Terus gejalanya apa aja ?

Kebanyakan gejala hipertensi merupakan gejala umum yang mungkin tidak disadari seperti sakit kepala, pusing, penurunan mood (mudah tersinggung dan frustasi), kemampuan penglihatan berkurang, sesak dada, dan jantung berdebar.

Maka itu, sebaiknya NutriCiers rutin memeriksa tekanan darah ya supaya penyakit ini bisa dicegah.

Kalau begitu, cara mencegahnya bagaimana?

Seperti yang disebutkan di atas, risiko hipertensi akan lebih besar jika pola makan tidak dijaga dan aktivitas fisik kurang. Maka itu, NutriCiers disarankan untuk:

  1. Mengubah pola makan yang buruk dengan meningkatkan asupan kalium, sayur, buah, serat, gandum utuh, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, kacang-kacangan, dan mengurangi konsumsi lemak, alkohol, dan makanan yang tinggi gula seperti fast food atau makanan manis.
  2. Membatasi asupan garam secara berlebih;
  3. Melakukan olahraga secara teratur, seperti latihan aerobik teratur yang dapat menurunkan tekanan darah sebanyak 5-7 mmHg;
  4. Menjaga berat badan tetap normal.

Nah, itu lah semua informasi mengenai hipertensi, gejala, dan cara mencegahnya.

Bagi NutriCiers yang mengalami gejala-gejala diatas segera periksakan diri ke dokter dan konsumsi obat yang tepat ya!

Selebihnya terus jaga makanan yang dikonsumsi, berolahraga secara teratur, dan rutin memeriksa tekanan darah.

Ingat lebih baik mencegah dibandingkan mengobati!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#berat badan#buah#buah-buahan#garam#Gejala#gizi seimbang#Hari Hipertensi#Hari Hipertensi Sedunia#hipertensi#Information#kesehatan#makanan#makanan bergizi#mencegah#Mencegah Hipertensi#olahraga#sayur#sayur-sayuran#Tekanan Darah#tekanan darah tinggi

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Gizi untuk Pasien Osteosarkoma

Penderita osteosarkoma dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi sayur-sayuran dan buah-buahan, biji-bijian, asam lemak omega-3, dan juga air putih yang cukup. Sumber gambar: https:/

Muthia Syifa Rahmadina

Makanan Yang Baik Bagi Penderita Hemofilia

Pasien dengan penyakit hemofilia disarankan mengonsumsi buah dan sayuran, biji-bijian, polong-polongan, protein rendah lemak serta produk susu rendah lemak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Sumber gam

Sabela Nadhira Rakhmatika

Penderita Asma Tidak Boleh Berolahraga, Apakah Betul?

Olahraga sesuai anjuran dokter dapat membuat penderita asma dapat mengendalikan asma mereka dengan baik Sumber gambar: https://www.freepik.com/premium-photo/woman-have-chest-pain-while-running-garden_

Prambandanty Poetri Irnandy

Yuk Kenali Apa Itu Thalasemia?

Thalasemia merupakan penyakit genetik berupa kelainan hemoglobin Sumber gambar : https://www.freepik.com/free-vector/blood-donor-nurse_9174325.htm#page=1&query=blood&position=4 Halo Nutriciers! Thalas

Sabela Nadhira Rakhmatika