Lewati ke konten
NutriClinic
Issues

Penderita Asma Tidak Boleh Berolahraga, Apakah Betul?

Ditulis oleh Prambandanty Poetri Irnandy2 menit baca
Penderita Asma Tidak Boleh Berolahraga, Apakah Betul?
Olahraga sesuai anjuran dokter dapat membuat penderita asma dapat mengendalikan asma mereka dengan baik
Sumber gambar: https://www.freepik.com/premium-photo/woman-have-chest-pain-while-running-garden_4437433.htm#page=1&query=asthma&position=30 

Halo, NutriCiers!

Asma merupakan penyakit tidak menular berupa peradangan yang menyebabkan penyempitan pada saluran pernapasan. Penyakit asma tidak diketahui secara pasti penyebabnya, namun penyebab utamanya yaitu adanya gabungan dari faktor genetik dengan lingkungan sekitar yang dapat memicu reaksi alergi. Gejala asma seperti mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk dapat terjadi secara berulang. Gejala yang sering berulang ini dapat menyebabkan penderita asma mengalami kesulitan tidur, kelelahan di siang hari dan kurangnya aktivitas.

Sebagai salah satu penyakit pernapasan yang dapat menyebabkan kematian, penanganan dan pengendalian asma yang tepat harus dilakukan. Salah satu upaya yang dapat membantu pengendalian penderita asma adalah dengan melakukan aktivitas fisik rutin. Namun, perlu diketahui bahwa olahraga yang tidak tepat dapat memicu terjadinya asma, sehingga banyak penderita asma yang enggan untuk melakukan aktivitas fisik.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa aktivitas fisik memiliki manfaat bagi semua orang, tidak terkecuali bagi penderita asma. Jenis aktivitas fisik yang dilakukan oleh penderita asma tentunya harus aman dan lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Selain dapat meningkatkan kebugaran, aktivitas fisik yang rutin juga dapat membantu menjaga agar tubuh tetap memiliki berat badan yang ideal. Berat badan yang kurang atau lebih tentunya dapat memperburuk keadaan penderita asma. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penderita asma yang memiliki kebiasaan olahraga teratur dapat membantu penderita untuk mengendalikan asma. 

Fakta berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita asma yang rutin melakukan olahraga setidaknya 3 kali dalam seminggu dengan durasi lebih dari 30 menit ternyata dapat lebih baik dalam mengendalikan asma. Latihan untuk memperkuat otot punggung, perut dan tubuh bagian atas juga dianjurkan setidaknya dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu. Selain itu, anjuran lain yang penting untuk dilakukan sebelum berolahraga dan melatih otot adalah peregangan.

Lalu, jenis olahraga seperti apa yang sebaiknya dilakukan bagi penderita asma? Jenis olahraga yang bersifat aerobik seperti jalan cepat, berlari, bersepeda, atau berolahraga menggunakan beban di gym sangat dianjurkan bagi penderita asma.

Nah, itu dia NutriCiers, beberapa jenis olahraga dan manfaatnya bagi penderita asma. Jangan lupa untuk tetap menjaga pola makan dengan menerapkan gizi seimbang. Olahraga yang rutin dilakukan disertai dengan pola makan yang benar dapat membantu meningkatkan status kesehatan serta mengendalikan status gizi penderita asma.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#aktivitas fisik#alergi#Asma#gaya hidup sehat#Hari Asma Sedunia#Healthy#Information#kelelahan#kesehatan#latihan pernapasan#olahraga#pola asupan makanan

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Fakta-Fakta Mengenai Asma pada Anak

Asma merupakan penyakit inflamasi pernapasan yang umum terjadi pada usia anak, dengan faktor risiko seperti genetik, pola makan dan pola hidup ibu saat masa kehamilan, serta jenis kelamin laki-laki. S

Muthia Syifa Rahmadina

Yuk, Cegah Alzheimer pada Lansia!

Lakukan diet mediterania, diet dash dan puasa intermiten untuk cegah Alzgeimer pada lansia sumber gambar : freepik Hai, NutriCiers! Penyakit pada lansia akan berpengaruh pada kemampuan dalam melakukan

Shabrina Olivia Mumtaz