Lewati ke konten
NutriClinic
Events

Kenapa Minum Antibiotik Harus Dihabiskan? Khususnya Untuk Penderita Tuberculosis

Ditulis oleh Maharani Kusuma Dewi2 menit baca
Kenapa Minum Antibiotik Harus Dihabiskan?  Khususnya Untuk Penderita Tuberculosis

Hi NutriCiers !

Tuberculosis biasa dikenal TB adalah penyakit yang menular yang mempengaruhi paru-paru. Menurut World Health Organization (WHO), TB menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di seluruh dunia1. Menewaskan 1,7 juta orang pada tahun 2016. TB paling umum terjadi di negara berkembang, tetapi menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 9.000 kasus dilaporkan di Amerika Serikat pada tahun 20162.

Apa yang menyebabkan TB?

Bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis menyebabkan TB3. TB terdiri dari berbagai macam. Bakteri TB ditularkan melalui tetesan yang terinfeksi di udara. Saat bakteri di udara, orang lain di sekitar dapat menghirupnya. Seseorang yang mengidap TBC dapat menularkan bakterinya melalui:

  1. Bersin
  2. Batuk
  3. Berbicara
  4. Bernyanyi

Orang dengan sistem kekebalan yang berfungsi baik mungkin tidak mengalami gejala TB, meskipun mereka terinfeksi bakteri. Ini dikenal sebagai infeksi TB laten atau tidak aktif. Menurut WHO, sekitar seperempat populasi dunia memiliki TB laten1. TB laten tidak menular, tetapi seiring waktu dapat menjadi penyakit aktif. Penyakit TB aktif bisa membuat Anda dan orang lain sakit.

Tuberkulosis biasanya dapat dicegah dan disembuhkan dalam kondisi yang tepat. Dokter akan meresepkan banyak obat termaksud antibiotik. Kenapa? Karena beberapa jenis TBC resisten terhadap jenis obat tertentu. Kombinasi obat yang paling umum untuk penyakit TB aktif meliputi:

  1. isoniazid
  2. etambutol (Myambutol)
  3. pirazinamida
  4. rifampisin (Rifadin, Rimactane)
  5. rifapentine (Priftin)

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit tertentu yang disebabkan oleh bakteri. Dokter menganjurkan untuk menghabiskan antibiotik yang diberikan. Namun, banyak orang tidak menghabiskan antibiotik karena merasa 'sudah enakan' badannya.

Banyak infeksi bakteri diobati dengan antibiotik selama satu atau dua minggu, tetapi TB berbeda. Orang yang didiagnosis dengan penyakit TB aktif umumnya harus minum kombinasi obat selama enam sampai sembilan bulan dan harus dihabiskan. Jika tidak, kemungkinan besar infeksi TB bisa kembali. Jika TB kambuh, mungkin resisten terhadap obat sebelumnya dan jauh lebih sulit diobati.

Apa itu bakteri resisten?

Bakteri penyebab infeksi sudah kebal terhadap antibiotik yang diresepkan. Bakteri juga menjadi resisten selama pengobatan infeksi. Bakteri yang resisten tidak merespons antibiotik dan terus menyebabkan infeksi4.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi antibiotik sesuai anjuran dokter. Karena bakteri resisten ini, beberapa penyakit yang dulunya mudah diobati sekarang menjadi hampir tidak mungkin diobati.

Salam Gizi, Sehat Berkualitas !

Tag:#antibiotik#bakteri#batuk#bersin#event#Information#Mycobacterium tuberculosis#tuberculosis

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya

Kaitan dan Pentingnya Gizi bagi Penderita Tuberkulosis

Tingginya konsumsi sayur dan buah terutama sayur memiliki hubungan terhadap penurunan risiko kegagalan perawatan/tata laksana medis pada pasien tuberculosis Sumber gambar : https://www.freepik.com/fre

Zulaikhah Atyas Permatasari

Konsumsi kedelai pada wanita, perlukah?

Kandungan Isoflavon dalam kedelai dapat menjadi salah satu pencegahan kanker payudara Referensi gambar : https://www.freepik.com/free-photo/soy-bean_5072028.htm#page=1&query=soya&position=1 Referensi

Anisa Gita Ayu Sekarini