Lewati ke konten
NutriClinic
Life Cycle Nutrition

Anak Menolak Makan adalah Picky Eater? Simak Penjelasannya!

Ditulis oleh Shelvi Sasmita3 menit baca
Anak Menolak Makan adalah Picky Eater? Simak Penjelasannya!

Halo NutriCiers!

Masalah anak yang yang menolak makanan sering ditemui disaat proses pemberian makan. Cara anak menolak makan pun beragam seperti menutup mulut, memalingkan kepala, atau menangis. Namun apakah anak yang menolak makan selalu disebut picky eater?

Sebelumnya, yuk kita harus pahami dulu apa sebenarnya picky eater itu sendiri? Picky eater adalah kondisi dimana pilih-pilih makanan yang mengacu pada perilaku yang hanya ingin makan makanan tertentu dan tidak mau mencoba makanan baru. Picky eater menjadi salah satu faktor risiko terjadinya malnutrisi karena anak yang picky eater mengonsumsi makanan lebih sedikit energi, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral dibandingkan dengan non picky eater.

Masalah makan anak yang menolak makan beraneka ragam tidak hanya picky eater namun ada small eater, selective eater, food phobia, ataupun food preference. Faktor-faktor yang mempengaruhi ini, menurut IDAI dalam pendekatan Diganosis dan Tata Laksana Masalah Makan pada Balita di Indonesia tahun 2014 diantaranya: paparan makanan pada usia dini, tekanan dalam proses makan, tipe kepribadian, parental feeding style dan pengaruh lingkungan.

Masalah ini dapat diatasi dengan menerapkan feeding rules antara lain:

  1. Pengaturan jadwal

Adanya jadwal makan utama dan selingan yang teratur yaitu 3x makan utama dan 2x selingan. Untuk bayi usia 6-8 bulan diberikan frekuensi makan 2-3x sehari. Beberapa orang tua atau pengasuh memberikan minuman atau snack menjelang jam makan utama yang mengakibatkan anak kenyang sebelum ia makan. Jangan biasakan anak ngemil karena dapat menyebabkan anak tidak mengenali rasa lapar ketika waktu makan tiba.

  1. Durasi makan

Durasi makan anak maksimal 30 menit untuk menghindari rasa bosan pada anak sehigga tidak mau makan. Singkirkan hal-hal yang mengganggu fokus anak saat makan seperti mainan, TV, smartphone dsb karena dapat menyebabkan makanan yang dimakan anak hanya diemut. Makan diemut bisa menyebabkan anak merasa kenyang lebih awal atau bosan karena proses makan terlalu lama.

  1. Porsi makan

Perhatikan porsi makan anak sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang. Jika anak tidak mengalami GTM (Gerakan tutup mulut) atau menolak makan lainnya selama 10-15 menit, hentikan pemberian makan. Jika mengalami masalah ini, berikan anak porsi sedikit namun sering, berikan anak makan lagi 30-60 menit setelah makan sebelumnya.

  1. Variasi makanan

Variasikan jenis makanan sangat penting dalam membuat menu makan anak dan sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang. Variasi makanan bisa dengan membuat olahan baru yang belum pernah diberikan pada anak, makanan yang disajikan berbeda setiap harinya. Orang tua balita ataupun pengasuh dapat membuat daftar menu sebelum makan tersebut diolah sehingga anak tidak merasa bosan dan nafsu makan anak meningkat.

  1. Jangan biasakan memberikan makanan sebagai imbalan

Membiasakan memberi makanan sebagai imbalan dapat menciptakan kebiasaan makan yang buruk seperti hadiah makanan menciptakan kesan bahwa hadiah lebih berharga daripada makan utama, anak tidak mau makan jika tidak diberi hadiah yang ia inginkan, hadiah tersebut dapat merusak jadwal makan anak.

  1. Lingkungan

Jangan paksa anak meskipun hanya hanya makan 1-2 suap saja. Peran orang tua atau pun pengasuh sangat mempengaruhi nafsu makan anak. Lakukan kontak mata dan berbicaralah dengan anak, motivasi anak untuk untuk mencoba makan sendiri sehingga anak dapat mengenali rasa lapar dan kenyang , damping anak selama proses makan berlangsung. Ajak anak makan bersama keluarga sehingga dia belajar bagaimana seharusnya makan dengan mencotoh orang disekitarnya.

Itu dia serba-serbi informasi mengenai picky eater. Jika ada permasalahan makan anak yang berlanjut dan sulit diatasi, yuk Download Aplikasi Nutric.id di Play Store sebagai teman konsultasi gizi anak!

Salam Gizi, Sehat Berkualitas!

Tag:#gizi anak#Healthy#makanan#mpasi#news#picky eater

Bermanfaat? Bagikan artikel ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Ingin berkomentar? Berikan komentar Anda untuk artikel ini

Email Anda tidak akan ditampilkan.

Baca juga

Artikel lainnya