Meditasi Sebagai Salah Satu Perayaan Waisak Yang Baik Bagi Lansia
Halo, NutriCiers!
Hari Raya Waisak merupakan hari besar bagi umat buddha di dunia. Bentuk spiritualitas dalam ajaran Buddha sering disebut dengan meditasi. Meditasi dalam bahasa Pali disebut bhavana yang berarti pengembangan. Pengembangan yang dimaksud adalah pengembangan batin secara luas yang bertujuan untuk membersihkan pikiran, serta mengembangkan kualitas seperti konsentrasi, kesadaran, kecerdasan, kekuatan, kesukacitaan, ketenangan, dan keseimbangan. Dengan demikian, meditasi sejatinya adalah pemusatan pikiran untuk memperoleh ketenangan dalam tingkat tertinggi dengan maksud pengendalian diri terhadap segala macam keinginan yang akan mengakibatkan penderitaan. Oleh karena itu, pengendalian pikiran yang baik akan berdampak pada tingkah laku serta kehidupan yang leih baik pula.
Tujuan dari meditasi yaitu untuk melihat esensi diri dan akhirnya kita menyadari bahwa segala sesuatu tidaklah kekal (impermanence). Meditasi dalam agama buddha terbagi menjadi dua macam, yaitu Smantha Bhavana (fokus pada pikiran) melalui metode pengamatan atau perenungan objek berupa satu dari mata pokok meditasi (cinta kasih dan refleksi) dan kedua, Vipassana Bhavana (fokus pada pernapasan) dengan metode dasar pengamatan perenungan dengan beberapa objek dan disertai pencatatan dalam batin, dengan objek yang paling dasar adalah gerakan timbul-tenggelam atau kembang kempisnya perut.
Meditasi dapat dilakukan oleh semua kalangan usia termasuk lansia. Usia yang semakin menua menyebabkan penurunan kesehatan fisik dan mental. Sebuah studi memaparkan bahwa lansia seringkali mengalami depresi, gangguan kognitif, dan kecemasan umum. Hal ini dapat terjadi karena adanya perilaku tertekan pada masa lalu, seperti kebugaran jasmani, faktor sosial, keuangan, dan lingkungan yang tidak sesuai dengan ekspetasi. Cara yang sering digunakan guna memanajemen kesehatan mental yaitu dengan praktik meditasi.
Meditasi pada tubuh akan menimbulkan mekanisme yang disebut physio kundalini mechanism di mana kumpulan energi membentuk tubuh manusia sehingga mampu menjalankan fungsi dan kerjanya, kemudian terjadi peningkatan vibrasi serta pulsasi yang meningkatkan resonansi jantung dan aorta. Resonansi dan vibrasi energi akan menstimulasi sistem saraf kranial (12 pasang sistem saraf berhubungan erat dengan otak) yang akhirnya sistem saraf kranial ini membuat ventrikel otak bekerja optimal pada sistem cortex sensory di otak. Akibatnya, aliran neutrotransmitter lebih lancar dan akan melepaskan aktivitas sensorimotor sehingga meningkatkan fungsi dan kerja seluruh organ atau sistem tubuh sehingga regenarasi sel dan jaringan tubuh akan berlangsung optimal. Di negara maju, meditasi digunakan sebagai pelengkap pengobatan medis yang mampu mengatasi berbagai penyakit degenarif dan kanker. Efek relaksasi yang ditimbulkan saat meditasi mampu mengurangi depresi, kecemasan dan penyakit mental lainnya.
Dari uraian di atas, banyak sekali ya manfaat meditasi bagi lansia terutama untuk kesehatan mental! Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mencoba meditasi bagi lansia.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
