Ini Dia Manfaat Mengetahui Indeks Glikemik Makanan
Hai Nutriciers!
Sudahkah kamu tahu tentang Indeks Glikemik Makanan? Ternyata indeks glikemik makanan memiliki beberapa manfaat. Mari mengenal apa itu indeks glikemik.
Indeks Glikemik (IG) adalah skala atau angka (1-100) yang menggambarkan seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Semakin tinggi IG suatu makanan maka semakin cepat karbohidrat pada makanan diproses menjadi glukosa. Berdasarkan nilai IG, makanan dibagi menjadi 3 kelompok:
- IG rendah (IG kurang dari 55), contohnya : kacang-kacangan, sayuran, susu kedelai, low fat yoghurt, kiwi, nasi merah
- IG sedang (IG 56 - 69), contohnya : jagung manis, pisang, madu murni, bubur ketan hitam, bubur kacang hijau
- IG tinggi (IG lebih dari 70), contohnya : nasi putih, donat, semangka, kentang goreng, cornflakes, biskuit, gula pasir
Faktanya indeks glikemik makanan dapat berubah karena beberapa faktor, antara lain:
- Cara pengolahan. Bahan makanan yang diolah dengan suhu tinggi dapat meningkatkan nilai IG, sedangkan jika diolah dengan penambahan asam, lemak atau protein dapat menurunkan nilai IG.
- Pencampuran komposisi makanan IG tinggi dengan IG rendah dapat menurunkan nilai IG makanan.
- Bentuk makanan dengan ukuran besar memiliki IG lebih rendah dari makanan dengan ukuran kecil (IG pada buah utuh lebih rendah dibandingkan jus)
- Semakin matang suatu makanan semakin tinggi nilai IG
Manfaat Indeks Glikemik
Beberapa penelitian menunjukkan adanya manfaat mengkonsumsi makanan IG rendah antara lain:
- Menurunkan kadar gula darah posprandial, hal ini dikarenakan makanan dengan IG rendah lebih lambat dicerna. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi penderita Diabetes Melitus Tipe-2.
- Menurunkan kadar kolesterol dan CRP sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit cardiovascular.
- Menurunkan kadar LDL, total testosteron dan Rasio Lingkar Pinggang dan Panggul (RLPP) sehingga dapat bermanfaat bagi penderita PCOS dan obesitas.
IG makanan bukanlah satu-satunya faktor penentu terjadinya suatu penyakit. Terdapat faktor lain seperti usia, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tingkat stres dan durasi istirahat. Sehingga IG makanan tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama dalam memilih makanan, perhatikan juga kandungan zat-zat gizinya. Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang akan membantu dalam menjaga kesehatan. Selain itu jangan lupa untuk berolahraga secara rutin, berhenti merokok, kelola stres, dan membatasi makanan dengan kandungan gula, garam dan lemak yang tinggi. Jangan lupa lakukan konsultasi gizi untuk cek apakah asupan kita sudah sesuai dan sehat. Yuk Download Aplikasi Nutric.id di Play Store sebagai teman konsultasi gizi m!
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
