Mengenal Menopouse Dini, Penyebab dan Langkah Pencegahannya
Hai NutriCiers!
Menopauseadalah haid atau menstruasi terakhir pada wanita akibat hilangnya aktivitas folikular ovarium, yang juga sering diartikan sebagai berakhirnya fungsi reproduksi seorang wanita. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menetapkan 18 Oktober sebagai Hari Menopause Sedunia. Ini menjadi bukti bahwa menopause telah menjadi sebuah perhatian Internasional.
Umumnya, secara normal menopause pada wanita akan terjadi pada usia 41-55 tahun, namun ada faktor lain yang dapat mengganggu siklus normal sistem reproduksi wanita, yang kemudian dapat menyebabkan menopause dini. Apa saja faktor-faktor tersebut?
1. Operasi
Wanita yang menjalani operasi seperti pengangkatan satu atau dua ovarium atau uterus-nya, berisiko tinggi mengalami menopause dini. Mengapa? Karena operasi ini mengurangi jumlah estrogen dan progesteron dalam tubuh. Selain itu, menopause dini juga bisa menjadi efek samping pada wanita yang menjalani operasi kanker serviks atau operasi panggul.
2. Cacat kromosom
Cacat tertentu seperti sindrom Turner (terlahir dengan kromosom tidak lengkap), dapat membuat seorang wanita yang memiliki sindrom ini, mengalami menopause dini karena mereka memiliki ovarium yang tidak berfungsi dengan baik.
3. Penyakit autoimun
Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Beberapa penyakit ini bisa seperti rheumatoid arthritis yang dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang ovarium dan jaringannya, sehingga bisa menyebabkan menopasue dini.
4. Epilepsi
Sebuah studi menujukkan bahwa wanita dengan epilepsi, memiliki risiko tinggi untuk mengalami menopause dini.
5. Obat-obatan yang mengurangi estrogen
Beberapa obat-obatan dapat mengurangi jumlah estrogen dalam tubuh—misalnya obat-obatan pencegah risiko kanker payudara, yang bisa menyebabkan menopause lebih cepat.
6. Penyakit tiroid
Penyakit tiroid dapat menyebabkan menopause dini akibat tingkat hormon yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Sehingga mengobati kondisi penyakit ini bisa mencegah terjadinya menopause dini.
Bagaimana Mencegah Menopouse dini?
Beberapa penelitian menemukan hubungan antara usia wanita yang mengalami menopause dan beberapa makanan yang mereka makan secara teratur. Setiap porsi harian ikan berminyak, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan lain yang dimakan seorang wanita dikaitkan dengan penundaan rata-rata 3,3 tahun dimulainya menopause. Dan untuk setiap porsi tambahan pasta dan nasi olahan yang dimakan seorang wanita setiap hari, menopause rata-rata 1,5 tahun lebih awal. Tidak jelas mengapa ini terjadi, tetapi para peneliti berspekulasi bahwa antioksidan dalam kacang-kacangan dan asam lemak omega-3 pada ikan tertentu mungkin memiliki efek perlindungan pada ovarium dan membantu menunda dimulainya menopause. Para peneliti juga menemukan bahwa asupan dua nutrisi yang lebih tinggi, vitamin B6 dan seng, juga dapat menunda menopause.
Salam Gizi, Sehat Berkualitas!
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
